×
RCTV live Streaming

Dua Bintang Timnas Tersingkir, Sandy Walsh Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia yang Bertahan di Liga Thailand

Sandy Walsh Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia yang Bertahan di Liga Thailand
Sandy Walsh Pemain Diaspora Timnas Indonesia. Source: pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga Thailand musim ini. Hasil tersebut membuat hanya tersisa satu nama pemain Indonesia yang masih bertahan, yakni Sandy Walsh. Situasi ini sekaligus menegaskan berkurangnya wakil Tanah Air di kasta tertinggi sepak bola Negeri Gajah Putih.

Asnawi sebelumnya membela Port FC. Bek kanan Timnas Indonesia itu sempat menjadi bagian penting dalam rotasi tim sepanjang musim. Namun langkah Port FC harus terhenti setelah gagal melangkah lebih jauh di kompetisi yang sedang berlangsung. Dengan berakhirnya perjalanan klubnya, otomatis kiprah Asnawi di Liga Thailand musim ini juga selesai.

Nasib serupa dialami Pratama Arhan bersama True Bangkok United. Arhan yang berposisi sebagai bek kiri juga harus menerima kenyataan tersingkir setelah timnya tidak mampu menjaga asa di persaingan. Padahal, True Bangkok United termasuk salah satu tim yang tampil kompetitif di papan atas. Gugurnya klub tersebut memastikan Arhan tidak lagi memiliki kesempatan melanjutkan kiprah pada fase berikutnya.

Baca Juga:Bentrok Para Juara! 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Sajikan 2 Duel Kelas DuniaJadwal Imsak & Buka Puasa Solo dan Sekitarnya Hari Ini 28 Februari 2026 Lengkap dan Akurat

Di tengah situasi itu, Sandy Walsh menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang masih bertahan. Ia memperkuat BG Pathum United dan tetap menjaga peluang klubnya dalam kompetisi. Kehadiran Sandy memberikan harapan agar nama Indonesia tetap berkibar di Liga Thailand, meski jumlah perwakilan kini menyusut drastis.

Keberadaan tiga pemain Indonesia di Liga Thailand sebelumnya menjadi sorotan tersendiri. Asnawi, Arhan, dan Sandy dianggap sebagai representasi perkembangan pemain Indonesia yang mulai dipercaya klub luar negeri, khususnya di Asia Tenggara. Persaingan yang ketat di Liga Thailand memang menuntut konsistensi tinggi dari setiap tim, sehingga hanya klub dengan performa stabil yang mampu melaju jauh.

Tersingkirnya Asnawi dan Arhan tentu menjadi catatan tersendiri. Meski demikian, pengalaman berkompetisi di luar negeri tetap memberikan nilai positif bagi perkembangan karier keduanya. Jam terbang di liga yang kompetitif seperti Thailand diyakini dapat meningkatkan kualitas individu, baik dari segi taktik maupun mental bertanding.

Kini sorotan tertuju pada Sandy Walsh. Ia memikul tanggung jawab sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan. Performa konsisten bersama BG Pathum United akan sangat menentukan langkah timnya sekaligus menjaga eksistensi pemain Indonesia di kancah Liga Thailand musim ini.

0 Komentar