×
RCTV live Streaming

Dulu Dibuang Persebaya, Ze Valente Menggila di PSIM

Ze Valente
Kisah Ze Valente, dari dibuang kini bersinar di PSIM
0 Komentar

Di saat yang sama, kontraknya di Persebaya Surabaya habis pada Juni 2025, sehingga ia berstatus tanpa klub.

Resmi Bergabung: PSIM Yogyakarta resmi memperkenalkan Ze Valente sebagai rekrutan anyar pada 27 Juni 2025 dengan kontrak berdurasi satu tahun.

Alasan Memilih PSIM: Ze mengungkapkan antusiasmenya kembali ke Yogyakarta, kota yang ia anggap spesial karena kenangan manis saat membela PSS Sleman sebelumnya. Manajemen PSIM juga mengincar kualitas leadership dan kemampuannya sebagai playmaker untuk membimbing skuad yang banyak diisi pemain muda.

Baca Juga:Klasemen Super League: PSIM Yogyakarta Melesat ke Papan Atas, PSBS Biak Tertekan di Zona MerahEnam Gol Tanpa Ampun, PSIM Yogyakarta Sukses Redam Perlawanan PSBS Biak

Performa Saat Ini: Hingga Februari 2026, Ze Valente menjadi motor serangan utama PSIM. Ia baru saja mencetak dua gol krusial yang membawa PSIM menang 4-2 atas PSBS Biak, sekaligus mengatrol posisi tim ke peringkat 6 klasemen sementara.

Malam yang panas diwarnai tensi tinggi ketika PSIM Yogyakarta bertemu dengan PSBS Biak. Pertandingan ini bukan sekadar adu taktik, melainkan pertaruhan harga diri dan posisi klasemen. Dan ketika peluit panjang berbunyi, satu nama berdiri paling tinggi: Ze Valente.

PSIM membuka keran gol lebih dulu lewat Franco Ramos Mingo pada menit ke-15. Gol itu lahir dari skema cepat yang membelah pertahanan PSBS. Mingo berdiri di tempat yang tepat, menyambar peluang dengan ketenangan seorang predator. Stadion bergemuruh, tekanan langsung berpindah ke kubu tamu.

Namun PSBS Biak tak tinggal diam. Eduardo Barbosa membungkam sorak tuan rumah pada menit ke-36. Sebuah penyelesaian klinis membuat skor kembali imbang dan memaksa laga berjalan dalam tensi lebih keras. Duel lini tengah makin sengit, tekel demi tekel terjadi tanpa kompromi.

Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih agresif. Franco Ramos Mingo kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang PSBS. Pada menit ke-64, ia mencatatkan gol keduanya. Aksi itu lahir dari kerja sama yang rapi sebelum akhirnya bola disambar dengan tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper. PSIM kembali memimpin, dan momentum sepenuhnya berada di tangan mereka.

Nama Ze Valente kemudian benar-benar mencuri panggung. Menit ke-69, skema serangan dari sisi sayap kembali menjadi senjata mematikan. Akselerasi bek sayap yang melakukan overlap sukses membuka ruang. Umpan tarik dilepaskan dengan presisi, bola mengarah ke Ze Valente yang langsung menyambarnya tanpa ragu. Eksekusinya bersih, keras, dan akurat. Gol itu bukan hanya memperlebar jarak, tetapi juga mematahkan mental lawan.

0 Komentar