×
RCTV live Streaming

Dulu Dibuang Persebaya, Ze Valente Menggila di PSIM

Ze Valente
Kisah Ze Valente, dari dibuang kini bersinar di PSIM
0 Komentar

Belum cukup sampai di situ. Menit ke-89, pola yang hampir identik kembali terjadi. Overlap cepat, umpan tarik memanjakan, dan Ze Valente lagi-lagi berdiri sebagai algojo. Sentuhan pertamanya memastikan bola bersarang ke gawang PSBS. Skema sederhana yang dieksekusi dengan disiplin tinggi berubah menjadi senjata mematikan.

Penampilan Ze Valente malam itu benar-benar komplet: visi, ketenangan, dan determinasi. Tak heran ia dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Statistik dari Sofascore bahkan memberinya rating 8,9, ertinggi di laga tersebut.

Kemenangan ini membuat PSIM semakin nyaman di posisi enam klasemen dengan koleksi 36 poin. Stabilitas dan efektivitas mereka mulai terasa konsisten di fase krusial musim ini. Sebaliknya, PSBS Biak harus menelan pil pahit. Dengan 18 poin, mereka kini terperosok ke peringkat 16 dan masuk zona merah degradasi.

Baca Juga:Klasemen Super League: PSIM Yogyakarta Melesat ke Papan Atas, PSBS Biak Tertekan di Zona MerahEnam Gol Tanpa Ampun, PSIM Yogyakarta Sukses Redam Perlawanan PSBS Biak

Laga ini menjadi penegasan bahwa PSIM bukan sekadar tim pelengkap. Mereka tampil tajam, terorganisir, dan punya sosok pembeda. Malam itu, di bawah sorot lampu stadion, Ze Valente tak hanya mencetak gol ia menulis pernyataan.

0 Komentar