×
RCTV live Streaming

IRAN SERANG BALIK! Rudal Menghantam Israel dan Basis Militer AS

Iran Vs Israel
Iran Vs Israel Foto : ist/net
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Sabtu, 28 Februari 2026, menjadi hari ketika konflik yang lama membara akhirnya meledak tanpa tedeng aling-aling. Setelah digempur lebih dulu oleh Amerika Serikat dan Israel, Iran langsung menjawab dengan satu pesan tegas: mereka bukan negara yang bisa ditekan tanpa konsekuensi.

Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan telah meluncurkan gelombang besar rudal balistik dan drone tempur ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut seluruh pangkalan, aset, dan kepentingan militer AS di kawasan kini sah menjadi target operasi.

Ini bukan sekadar retorika. Setelah AS dan Israel melakukan serangan terkoordinasi ke sejumlah titik strategis di Iran. Salah satu ledakan dilaporkan terjadi di sekitar area yang berdekatan dengan kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Baca Juga:PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Kompak Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran!Aksi Donald Trump Bikin Resah, Ramai Wacana Boikot Piala Dunia 2026 di AS!

Di Teheran, asap hitam membumbung tinggi. Media pemerintah Iran menayangkan gambar kobaran api dan kepulan asap tebal yang terlihat dari berbagai sudut kota. Seorang pejabat AS, berbicara tanpa menyebut nama, mengonfirmasi operasi militer Washington dilakukan melalui kombinasi serangan udara dan laut.

Namun respons Iran datang cepat dan keras. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa republik Islam itu tidak akan membiarkan agresi berlalu tanpa balasan.

“Waktunya telah tiba untuk membela tanah air dan menghadapi serangan militer musuh,” tulis pernyataan resmi mereka di platform X.

Pesan berikutnya lebih tegas lagi: negosiasi tetap terbuka, tetapi pertahanan bersenjata adalah prioritas.

Dalam operasi balasan, IRGC mengklaim meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait.

Empat negara Teluk itu langsung menutup wilayah udara mereka sebagai langkah darurat.

Di Bahrain, pemerintah setempat mengakui bahwa fasilitas layanan milik United States Fifth Fleet menjadi salah satu sasaran. Armada ini selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung pengamanan jalur pelayaran vital di kawasan, termasuk Teluk Persia dan Laut Merah.

Baca Juga:GBLA Meledak!! Persib Bandung Bantai Madura United 5-0, Rekor Kemenangan Kandang 100 Persen TerjagaHT: Persib Vs Madura 3-0, Persib Mengamuk di GBLA

Rekaman saksi mata menunjukkan sirene meraung panjang di wilayah pesisir Bahrain, disertai kepulan asap abu-abu yang naik ke langit malam.

0 Komentar