RADARCIREBON.TV – Masa depan Andre Onana di Manchester United semakin jauh dari kepastian. Kiper asal Kamerun tersebut hampir dipastikan tidak akan dipermanenkan oleh Trabzonspor setelah menjalani masa peminjaman sepanjang musim 2025/2026.
Dalam perjanjian peminjaman, Trabzonspor memiliki opsi untuk membeli Onana secara permanen. Namun klausul itu tidak bersifat wajib. Sejumlah laporan media Inggris menyebut klub Turki tersebut cenderung tidak mengaktifkannya. Situasi ini membuat Onana dijadwalkan kembali ke Old Trafford saat musim berakhir.
Meski demikian, kepulangan itu diyakini hanya bersifat administratif. Manchester United dikabarkan sudah tidak memasukkan mantan kiper Ajax dan Inter Milan tersebut dalam rencana jangka panjang tim. Jika Onana kembali, manajemen disebut siap melepasnya secepat mungkin, bahkan dengan nilai transfer yang lebih rendah dari harga pembeliannya.
Baca Juga:Siapa Paling Berpeluang Jadi Juara Eropa? Simak Prediksi Juara Liga Champions Pasca Drawing 16 BesarDrawing 16 Besar Liga Champions! Real Madrid Vs Manchester City, PSG Vs Chelsea!
Keputusan ini menegaskan perubahan arah kebijakan klub dalam merombak sektor penjaga gawang. United kini memiliki dua opsi lain, yakni Senne Lammens dan Altay Bayindir. Lammens mulai dipercaya sebagai pilihan utama berkat performa yang stabil, sedangkan Bayindir berperan sebagai pelapis.
Namun situasi di posisi kiper belum sepenuhnya aman. Bayindir dikabarkan mempertimbangkan hengkang karena minim kesempatan tampil. Klub raksasa Turki Besiktas disebut tertarik merekrutnya. Jika Bayindir benar-benar pergi, United tetap tidak berencana menjadikan Onana sebagai solusi jangka panjang.
Dari sisi pemain, Onana disebut siap bersaing untuk mendapatkan kembali tempat utama bila diberi kesempatan. Di usia 29 tahun, ia masih berada dalam fase produktif bagi seorang penjaga gawang. Pengalamannya tampil di kompetisi elite Eropa serta kemampuannya bermain dengan kaki menjadi keunggulan tersendiri. Namun, faktor konsistensi performa dan kebutuhan restrukturisasi skuad membuat klub mengambil arah berbeda.
Langkah United melepas Onana dapat dibaca sebagai bagian dari strategi pembaruan tim secara menyeluruh. Klub ingin membangun fondasi yang lebih stabil dan kompetitif setelah beberapa musim penuh tekanan dan sorotan tajam terhadap performa lini pertahanan.
Opsi menjual Onana ke klub sesama Premier League tetap terbuka. Manchester United disebut siap mempertimbangkan berbagai tawaran yang masuk selama sesuai dengan kebutuhan finansial dan rencana pembangunan skuad. Jika tidak ada peminat dari Inggris, peluang transfer ke liga lain di Eropa maupun Timur Tengah juga bisa menjadi solusi.
