RADARCIREBON.TV – Gol itu lahir di momen krusial. Di stadion yang bergemuruh oleh dukungan publik tuan rumah, seorang bek Timnas Indonesia berdiri tenang di jantung pertahanan, lalu tiba-tiba berubah menjadi pembunuh di kotak penalti lawan.
Adalah Justin Hubner yang ikut menorehkan namanya di papan skor saat Fortuna Sittard menumbangkan NEC Nijmegen dengan skor 3-2 pada pekan ke-25 Eredivisie musim 2025/2026, Minggu (1/3) dini hari WIB.
Bermain di Goffertstadion, markas NEC, Fortuna datang tanpa rasa gentar. Kemenangan ini mengangkat mereka ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan 32 poin. Sebaliknya, NEC tertahan di posisi keempat dengan 43 poin dan gagal menyalip AFC Ajax yang berada tepat di atasnya meski memiliki koleksi angka identik.
Duel Sengit Sejak Awal
Baca Juga:Gokil! Justin Hubner Masuk 5 Bek U-23 Eropa Paling Rajin Tekel, Ungguli Raul Asencio Real MadridUnggul Lebih Dulu, Fortuna Sittard Gagal Menang atas Sparta, Justin Hubner Cs Disemprot Pelatih
NEC lebih dulu menekan. Publik tuan rumah bersorak pada menit ke-19 ketika Tjaronn Chery memaksimalkan assist Koki Ogawa dan membawa NEC unggul 1-0.
Fortuna tak butuh waktu lama untuk merespons. Intensitas permainan mereka meningkat drastis. Lini tengah bergerak agresif, sisi sayap lebih hidup. Hasilnya datang pada menit ke-27 lewat tandukan Iván Márquez yang menyamakan skor menjadi 1-1.
Babak pertama berakhir imbang, tetapi ritme pertandingan tidak pernah benar-benar turun. Kedua tim bermain terbuka, saling menekan, dan menciptakan situasi berbahaya.
Momentum Fortuna, Panggung untuk Hubner
Memasuki babak kedua, Fortuna tampil lebih matang dalam penguasaan bola. Mereka sabar membangun serangan dan menunggu celah. Pada menit ke-59, Mohamed Ihattaren menunjukkan kelasnya. Ia mencetak gol yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk tim tamu.
Enam menit berselang, momen itu tiba. Berawal dari skema bola mati yang dieksekusi dengan presisi, Ihattaren mengirimkan umpan terukur ke jantung pertahanan NEC. Di sana, Justin Hubner membaca arah bola dengan sempurna. Tanpa ragu, bek kidal itu menyambutnya dan menaklukkan kiper tuan rumah.
Gol pada menit ke-65 tersebut membuat skor berubah menjadi 3-1. Bagi Hubner, itu bukan sekadar gol tambahan. Itu adalah pernyataan. Seorang bek tengah yang bukan hanya kokoh dalam duel, tetapi juga tajam saat mendapat kesempatan.
