RADARCIREBON.TV – Satu nama kembali mengguncang panggung Liga Spanyol: Lamine Yamal. Winger muda milik FC Barcelona itu tampil luar biasa dengan mencetak hattrick ke gawang Villarreal CF dalam lanjutan La Liga di Spotify Camp Nou, tadi malam.
Penampilan Yamal bukan sekadar tajam di depan gawang, tetapi juga memamerkan kualitas teknik di atas rata-rata. Pemain berkaki kiri dominan itu berulang kali memperlihatkan kelincahan, kecepatan, serta keberanian duel satu lawan satu. Bahkan dalam beberapa momen, ia mampu melewati dua hingga tiga pemain sekaligus sebelum melepaskan umpan atau tembakan berbahaya.
Gol pertama lahir pada menit ke-28. Pergerakan cerdas Fermin Lopez membuka ruang di sisi kanan pertahanan Villarreal. Stadion bergemuruh, publik Camp Nou tahu mereka sedang menyaksikan sesuatu yang spesial.
Baca Juga:Barcelona Pantau Andreas Schjelderup, Sementara Man City Siap Rebut Vinicius Jika Guardiola PergiHead to Head Barcelona vs Villarreal di pekan ke-26 La Liga 2025-2026, Pada 28 Febuari 2026
Tak butuh waktu lama, Yamal kembali menghantam. Menit ke-37, kombinasi yang sama kembali terjadi. Fermin Lopez mengirim assist keduanya, Dua gol dalam satu babak menegaskan dominasi sang wonderkid.
Villarreal sempat mencoba bangkit pada menit ke-49 lewat gol P. Gueye yang memperkecil ketertinggalan. Momentum sempat berpindah sejenak, namun Barcelona tidak kehilangan kendali. Lini tengah yang digerakkan Pedri tetap sabar membangun serangan.
Puncaknya hadir di menit ke-69. Pedri mengirim umpan terobosan cerdas yang membelah pertahanan lawan. Hattrick sempurna. Malam itu sepenuhnya milik Yamal.
Robert Lewandowski akhirnya menutup pesta gol Barcelona dimenit ke 90+1 yang menjadikan skor menjadi 4-1.
Penampilan gemilang ini semakin mempertegas statusnya sebagai aset paling terang Barcelona saat ini. Di usianya yang masih sangat muda, ia bermain dengan kematangan yang jarang dimiliki pemain seusianya. Kontrol bola rapat, visi bermain tajam, serta kepercayaan diri tinggi membuatnya menjadi ancaman konstan bagi pertahanan lawan.
Kemenangan ini membawa Barcelona mengoleksi 64 poin, memperlebar jarak menjadi empat angka dari rival abadi mereka, Real Madrid CF yang kini mengumpulkan 60 poin di posisi kedua, meski masih menyisakan satu pertandingan. Tekanan kini beralih ke Madrid.
Barcelona bukan hanya menang, tetapi juga menunjukkan masa depan cerah. Super Yamal tampil bukan sekadar sebagai pencetak gol, melainkan simbol regenerasi dan harapan baru Blaugrana. Jika konsistensi ini terjaga, La Liga musim ini bisa saja ditentukan oleh kaki kiri magis seorang remaja yang namanya kini semakin menggema di seluruh Spanyol.
