RADARCIREBON.TV- Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, ribuan mitra pengemudi ojek online (ojol) kembali menantikan kepastian terkait Tunjangan Hari Raya (THR).
Pertanyaan “THR ojol kapan cair?” menjadi topik hangat di berbagai komunitas mitra, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga Cirebon. Namun berbeda dengan pekerja formal yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, posisi hukum pengemudi ojol memiliki karakteristik tersendiri sehingga mekanisme pencairan THR tidak selalu sama setiap tahunnya.
Status Kemitraan Jadi Penentu Skema
Perlu dipahami, mitra pengemudi pada platform seperti Gojek dan Grab berstatus sebagai mitra, bukan karyawan tetap. Artinya, mereka tidak secara otomatis masuk dalam skema THR wajib sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan untuk pekerja formal.
Baca Juga:Serbu Diskon Akhir Pekan! Promo JSM Alfamart Kembali Hadir dengan Potongan Harga BesarJustin Hubner Cetak Gol, Bawa Fortuna Sittard Menang 3-2 atas NEC Nijmegen
Meski demikian, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mendorong perusahaan platform digital untuk memberikan bentuk apresiasi atau bonus hari raya kepada mitra aktif. Skemanya bukan disebut “THR” dalam arti formal, melainkan bonus atau bantuan hari raya berbasis performa.
Pola Pencairan Tahun-Tahun Sebelumnya
Berkaca pada pola sebelumnya, bonus hari raya untuk mitra ojol biasanya dicairkan sekitar 7 hingga 14 hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Pada 2025 lalu, beberapa platform mencairkan bonus dalam dua tahap: tahap pertama berupa saldo langsung ke dompet digital mitra, dan tahap kedua berupa insentif tambahan berdasarkan tingkat keaktifan.
Untuk Idulfitri 2026 yang diperkirakan jatuh pada akhir Maret atau awal April (menunggu sidang isbat pemerintah), pencairan bantuan hari raya diprediksi berlangsung pada pertengahan hingga akhir Maret 2026. Namun hingga awal Maret ini, belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pasti pencairan.
•Besaran Bonus Tidak Merata
Berbeda dengan THR karyawan yang minimal setara satu bulan gaji bagi pekerja dengan masa kerja 12 bulan atau lebih, bonus hari raya ojol bersifat variatif. Besarannya bergantung pada beberapa faktor, antara lain:
- Tingkat keaktifan dalam periode tertentu (misalnya 3 bulan terakhir).
- Jumlah order yang diselesaikan.
- Rating atau performa pelayanan.
- Status pelanggaran akun.
Dalam beberapa kasus, mitra dengan performa tinggi bisa menerima bonus lebih besar dibanding mitra yang jarang aktif. Nominal yang beredar pada tahun sebelumnya berkisar ratusan ribu rupiah, namun tidak semua mitra menerima jumlah yang sama.
