Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memperkuat kebijakan perlindungan perempuan melalui penguatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di berbagai wilayah.
Khofifah menilai langkah tersebut penting untuk memastikan perempuan mendapatkan perlindungan yang memadai, dukungan yang kuat, serta kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan.
Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret juga menjadi momentum global untuk menyoroti perjuangan perempuan serta pentingnya kesetaraan gender.
Baca Juga:Update Harga iPhone 13 di Maret 2026, Makin Terjangkau!Harga emas Pegadaian hari Ini Minggu 8 Maret: UBS dan Galeri24 Meroket, Cek Daftar Harga Terbaru
Berdasarkan informasi dari UN Women, tema Hari Perempuan Internasional 2026 adalah “Rights. Justice. Action. For All Women and Girls.” yang menekankan pentingnya hak, keadilan, dan aksi nyata bagi seluruh perempuan dan anak perempuan di dunia.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres, menyebut bahwa hingga saat ini perempuan di dunia baru menikmati sekitar 64 persen dari hak hukum yang dimiliki laki-laki.
Karena itu, momentum Hari Perempuan Internasional diharapkan menjadi pengingat bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan perempuan dan anak perempuan mendapatkan hak, perlindungan, kesempatan, serta ruang yang adil dalam pembangunan.
“Ketika perempuan maju dan berdaya, maka bangsa ini juga akan semakin kuat,” kata Khofifah.
