Waspada Penularan Campak Saat Lebaran: Kemenkes Imbau Masyarakat Tidak Sembarangan Menyentuh Bayi

Penyakit Campak
Penyakit menular, Campak Foto : Pinterest.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Menjelang momen Lebaran, tradisi berkumpul bersama keluarga besar menjadi kebiasaan yang hampir selalu dilakukan masyarakat Indonesia. Namun di balik kehangatan silaturahmi tersebut, terdapat potensi risiko kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama bagi bayi dan balita. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh bayi saat berkumpul, karena hal tersebut dapat meningkatkan risiko penularan penyakit campak.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, Andi Saguni, menyampaikan bahwa kebiasaan masyarakat yang sering menyentuh, menggendong, atau mencium bayi ketika berkumpul dengan keluarga perlu dikurangi. Menurutnya, interaksi tersebut berpotensi menjadi jalur penularan penyakit, terutama jika orang yang melakukan kontak sedang membawa virus tanpa menyadarinya.

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang penyebarannya sangat cepat, khususnya pada anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat. Virus campak dapat menular melalui percikan air liur ketika seseorang batuk, bersin, atau melalui kontak dekat dengan penderita. Dalam kondisi keramaian seperti saat pertemuan keluarga besar, risiko penularan dapat meningkat karena banyaknya interaksi fisik yang terjadi.

Baca Juga:Dinkes Kota Cirebon Mendeteksi Ada 1 Kasus CampakImunisasi Ori Campak Gencar Dilakukan – Video

Andi Saguni menjelaskan bahwa kebiasaan menyentuh bayi secara spontan sering terjadi ketika keluarga atau kerabat bertemu dalam suasana hangat seperti Lebaran. Meskipun dilakukan dengan niat baik, tindakan tersebut sebaiknya dihindari jika tidak benar-benar diperlukan. Bayi dan balita memiliki sistem imun yang masih berkembang sehingga lebih rentan terhadap infeksi penyakit menular.

Selain mengimbau masyarakat untuk mengurangi kontak fisik dengan bayi, Kemenkes juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap gejala campak pada anak. Orang tua diminta untuk memperhatikan kondisi kesehatan anak, terutama apabila muncul gejala seperti demam tinggi yang disertai ruam kemerahan pada kulit. Gejala tersebut dapat menjadi tanda awal infeksi campak yang membutuhkan penanganan medis.

Apabila seorang anak mengalami gejala yang mengarah pada campak, orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Diagnosis dan penanganan yang cepat dapat membantu mencegah komplikasi serta mengurangi risiko penularan kepada orang lain.

0 Komentar