F1 2026 Diliputi Ketidakpastian, Beberapa Seri GP Terancam Gugur

F1 2026
Jadwal F1 2026 terancam batal. Foto: Instagram F1 / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Formula 1 musim 2026 terancam bakal berubah drastis usai dua balapan di Timur Tengah yang kemungkinan besar dibatalkan lantaran konflik besar yang masih berlangsung di daerah itu.

Pihak Formula 1 diprediksikan bakal mengumumkan secara resmi pada akhir pekan ini, bahwa GP Bahrain dan GP Arab Saudi tidak bisa digelar sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Diketahui, musim F1 2026 direncanakan akan menggelar 24 seri, seperti musim 2025 sebagai agenda terpanjang dalam sejarah event itu.

Baca Juga:Berguinho Optimistis Persib Bandung Bisa Pertahankan Jalur Juara di BRI Super LeaguePersija Jakarta Bergerak Cepat di Bursa Transfer, Ternyata Begini Alasan di Baliknya

Balapan kedua musim ini dijadwalkan digelar pada akhir pekan ini di Shanghai lewat ajang GP China.

Akan tetapi, kekhawatiran tentang rawannya kondisi keamanan di Timur Tengah membuat sejumlah balapan musim ini diprediksikan bakal berkurang menjadi 22 seri demi keselamatan banyak jiwa.

Dua balapan yang terancam dicoret dari agenda adalah seri di Bahrain serta Arab Saudi yang sedianya digelar pada April mendatang.

Pengaruh kondisi keamanan bahkan sudah terasa sebelum musim dimulai. Pemasok ban resmi F1, Pirelli, sebelumnya terpaksa membatalkan sebuah acara terkait pengujian ban di Bahrain mendekati seri pembuka musim di GP Australia.

Keputusan tersebut diambil usai rekaman yang disiarkan BBC menunjukkan banyak puing beterbangan di sekitar Bahrain National Communication Centre.

Lokasi itu sebenarnya cuma berjarak sekitar 15 mil dari sirkuit tempat balapan F1 digelar.

Formula 1 sebenarnya berupaya menunda keputusan pembatalan sampai situasi membaik.

Akan tetapi, media internasional menyebutkan mobil balap dan berbagai peralatan penting harus mulai dikirim ke kawasan Teluk paling lambat pertengahan pekan depan.

Baca Juga:Dua Tahun Menghilang, Elkan Baggott Kini Berebut Tempat dengan Jay Idzes dan Kevin Diks di Timnas IndonesiaKiper Persib Bandung Teja Paku Alam Tak Masuk Daftar Timnas Indonesia, Begini Reaksi Sang Pelatih

Laporan yang sama menyebutkan keputusan resmi kemungkinan diumumkan pad 48 jam ke depan.

CEO Formula 1, Stefano Domenicali, dikabarkan lebih memprioritaskan keselamatan sekitar 3.000 orang yang terlibat dalam operasional setiap seri balapan.

Walau kondisi di Jeddah dinilai aman dan relatif lebih stabil, balapan di sana tetap terancam batal.

Kondisi ini dilihat sebab penyelenggaraan GP Arab Saudi berkaitan erat dengan seri di GP Bahrain. Bila salah satu balapan sampai dibatalkan, maka seri lainnya juga hampir pasti tidak akan digelar.

0 Komentar