Baznas Indramayu Salurkan Dana ZIS Mencapai 2 Milyar – Video

Baznas Indramayu Salurkan Dana ZIS Mencapai 2 Milyar
0 Komentar

Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten Indramayu menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah kepada ratusan penerima manfaat di Kecamatan Indramayu. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp122,5 juta, meliputi paket sembako, bantuan untuk imam masjid, guru ngaji, marbot, hingga bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu.

Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Baznas menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat di Kabupaten Indramayu. Penyaluran ini merupakan bagian dari program sosial Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan total bantuan mencapai 2 miliar rupiah, proses penyaluran akan dilakukan melalui kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu. Sudah tiga kecamatan yang sudah menerima bantuan, yaitu Kecamatan Lohbener, Kecamatan Sindang, dan Kecamatan Indramayu.

Baca Juga:Penyaluran Bantuan Pangan Di Kabupaten Indramayu – VideoBulog Cirebon Dipastikan Stok Beras Aman – Video

Di Kecamatan Indramayu sendiri telah disalurkan sebanyak 180 paket sembako untuk masyarakat di 18 desa dan kelurahan dengan nilai Rp125 ribu per paket. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 18 imam masjid, 18 guru ngaji, dan 18 marbot, masing-masing menerima Rp500 ribu.

Tak hanya itu, Baznas juga memberikan bantuan stimulan rumah tidak layak huni sebesar Rp15 juta untuk satu penerima manfaat. Sementara di bidang pendidikan, sebanyak 116 siswa dari keluarga kurang mampu menerima bantuan pendidikan senilai Rp500 ribu per orang, dengan total bantuan mencapai Rp58 juta.

Dalam hal ini, Bupati Indramayu menyampaikan bahwa zakat memiliki peran penting, tidak hanya sebagai kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial antara masyarakat yang mampu dan yang membutuhkan.

Bupati juga mengajak masyarakat Indramayu untuk menyalurkan zakat melalui Baznas, karena lembaga tersebut telah terbukti transparan dan akuntabel, bahkan telah meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) setelah melalui proses audit.

Dengan adanya program bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial.

0 Komentar