RADARCIREBON.TV – Pertarungan dua penguasa papan atas tersaji panas di Stadion Segiri, ketika Persib Bandung bertandang ke markas Borneo FC dalam lanjutan BRI Super League. Laga ini sejak awal memang diprediksi sebagai duel hidup mati di papan atas klasemen. Dan benar saja, sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer pertandingan terasa seperti duel dua raksasa yang sama-sama enggan menyerah.
Persib datang dengan misi besar: mencuri poin di kandang lawan sekaligus mengamankan posisi di puncak klasemen. Sementara Borneo FC yang berada tepat di belakangnya tak ingin membiarkan tahta itu dibawa pulang begitu saja ke Bandung.
Pertarungan baru berjalan 14 menit ketika Persib lebih dulu menancapkan taringnya.
Berawal dari kemelut di depan gawang Borneo FC, bola liar yang tak berhasil disapu bersih barisan pertahanan Pesut Etam langsung disambar oleh Adam Alis Setyano. Tanpa ragu, gelandang Persib itu melepaskan sepakan keras yang menembus kepungan pemain belakang dan memperdaya kiper Nadeo Argawinata.
Gol! Stadion Segiri seketika terdiam sesaat. Persib unggul 1-0.
Baca Juga:Suporter Borneo FC Siap Konvoi dan Bikin Macet Jalan Jelang Lawan Persib, Jalan Kesuma Bangsa Diprediksi PadatPersib Incar Poin di Markas Borneo FC, Marc Klok Sebut Laga Seperti Final
Gol tersebut seperti menyulut bara pertandingan. Borneo FC yang tak ingin dipermalukan di depan pendukung sendiri langsung merespons dengan permainan menyerang. Anak-anak Pesut Etam meningkatkan tempo, menggempur lini pertahanan Persib dengan serangan bergelombang.
Dari sisi sayap hingga tusukan dari tengah, Borneo mencoba segala cara untuk merobek pertahanan Maung Bandung. Namun lini belakang Persib bermain disiplin. Setiap bola yang masuk ke kotak penalti disambut dengan duel keras dan sapuan tanpa kompromi.
Laga berubah menjadi pertarungan fisik. Tekel demi tekel terjadi, duel udara berlangsung panas, dan kedua tim saling memaksa untuk bertarung hingga titik kelelahan.
Meski berada dalam tekanan, Persib justru hampir menggandakan keunggulan.
Momen itu datang lewat situasi bola mati. Bek Persib, Frans Putros, berdiri di belakang bola untuk mengeksekusi tendangan bebas dari jarak yang cukup berbahaya.
Putros melepaskan sepakan keras yang meluncur deras dan menukik tajam ke arah gawang. Bola meluncur seperti peluru, memaksa Nadeo Argawinata bekerja keras. Kiper Borneo FC itu harus menjatuhkan diri untuk menepis bola yang hampir saja bersarang di pojok gawang.
