Jumlah tersebut bahkan bisa meningkat hingga dua kali lipat jika keputusan penarikan diri dilakukan kurang dari 30 hari sebelum pertandingan pertama turnamen. Selain itu, federasi sepak bola Iran juga harus mengembalikan dana persiapan yang telah diberikan FIFA untuk mendukung partisipasi mereka.
Tidak hanya sanksi finansial, Iran juga berisiko menerima hukuman tambahan berupa larangan mengikuti kompetisi internasional yang berada di bawah naungan FIFA dalam periode tertentu.
Apabila Iran benar-benar mengundurkan diri, FIFA juga berhak menunjuk tim pengganti untuk mengisi slot yang kosong di putaran final Piala Dunia 2026. Beberapa laporan menyebut bahwa Timnas Irak berpeluang menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi Iran jika skenario tersebut benar-benar terjadi.
Baca Juga:Menuju Piala AFF 2026: Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Makin KuatInter Milan Dipermalukan Bodo/Glimt, Drama 6 Gol Warnai Duel Atletico Madrid vs Club Brugge di Play-off
Dengan situasi yang masih berkembang, keputusan akhir mengenai partisipasi Iran serta potensi sanksinya akan sangat bergantung pada evaluasi FIFA terhadap kondisi politik dan keamanan yang sedang berlangsung.
