Warga yang kesal menunggu tangan Pemerintah Kabupaten Cirebon agar memperbaiki jalan raya Dompyong – Karangwangun, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, akhirnya melakukan penanaman pohon pisang di tengah jalan penghubung Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, dengan Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Jumat dini hari saat waktu sahur.
Akibat terlalu lama menunggu tangan Pemerintah Kabupaten Cirebon agar memperbaiki jalan raya Dompyong – Karangwangun, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat dini hari, warga Dompyong, Kabupaten Cirebon, melakukan penanaman pohon pisang di tengah jalan penghubung Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, dengan Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan.
Penanaman pohon pisang ini dilakukan tepat di titik-titik lubang jalan yang paling parah. Aksi simbolik itu membuat akses kendaraan roda empat kesulitan lewat, bahkan nyaris tidak bisa melintas.
Baca Juga:Penyaluran Bantuan Pangan Di Kabupaten Indramayu – VideoBulog Cirebon Dipastikan Stok Beras Aman – Video
Eko mengatakan aksi ini sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kerusakan jalan yang sudah berlangsung cukup lama, dan banyak pengendara korban jatuh pada saat musim hujan.
Ruas jalan sepanjang sekitar 700 meter sebenarnya sempat masuk agenda perbaikan pada akhir tahun lalu. Namun, pengerjaan yang terealisasi hanya sekitar 218 meter. Jalan yang sempat diperbaiki kini kembali rusak akibat curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase, sehingga menimbulkan kubangan mudur yang membahayakan pengendara.
Berharap jalan Dompyong – Karangwangun, Kecamatan Gebang ini segera dilakukan perbaikan karena urgensi jalan ini sangat vital bagi akses pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan lainnya bagi masyarakat sekitar.