Hanya saja, penghasilan yang mereka peroleh tidak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Akibatnya, mereka tetap membutuhkan bantuan dari zakat untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak.
3. Amil
Amil adalah orang yang bertugas mengelola zakat. Tugas amil meliputi mengumpulkan, mencatat, mengelola, dan menyalurkan zakat kepada para mustahik.
Peran ini penting karena memastikan zakat dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran. Karena menjalankan tanggung jawab tersebut, amil berhak menerima sebagian dana zakat sebagai imbalan atas pekerjaannya.
Baca Juga:Bukan Sekadar Kewajiban dan Ibadah, Inilah 3 Manfaat Membayar Zakat dari Segi Agama, Sosial, dan EkonomiTata Cara Bayar Zakat Fitrah 2026: Besaran, Waktu Pembayaran, dan Bacaan Niat yang Benar
4. Mualaf
Mualaf adalah orang yang baru masuk Islam atau orang yang perlu didekatkan hatinya dengan Islam. Zakat kepada mualaf bertujuan memberikan dukungan moral dan sosial.
Bantuan ini membantu mereka beradaptasi dengan kehidupan baru setelah memeluk agama Islam. Selain itu, pemberian zakat juga dapat memperkuat keimanan serta mempererat hubungan sosial dalam masyarakat muslim.
5. Riqab
Riqab adalah budak atau hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri. Dulu, zakat dapat digunakan untuk membantu budak membeli kebebasan dari tuannya.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam mendorong pembebasan manusia dari sistem perbudakan. Dalam konteks modern, sebagian ulama menafsirkan riqab sebagai bantuan bagi orang yang mengalami penindasan atau perbudakan modern.
6. Gharimin
Gharimin adalah orang yang memiliki utang dan tidak mampu melunasinya. Namun, tidak semua orang yang berutang termasuk gharimin.
Seseorang termasuk golongan ini jika utangnya digunakan untuk kebutuhan yang halal dan ia benar-benar tidak mampu membayarnya. Zakat dapat membantu mereka keluar dari tekanan finansial, sehingga kehidupan mereka bisa kembali stabil.
7. Fi sabililah
Fi sabilillah berarti orang yang berjuang di jalan Allah. Dalam konteks zaman dulu, golongan ini merujuk pada orang yang berjuang membela agama.
Baca Juga:Cara Melakukan Salat Lailatulqadar 2 Rakaat, Amalan Istimewa di Malam Seribu BulanTanpa Banyak Gembar-Gembor, Motorola Edge 70 Fusion+ Hadir dengan Kamera Jadi Daya Tarik Utama
Namun dalam konteks modern, fi sabilillah juga dapat mencakup orang yang melakukan kegiatan dan memberikan manfaat bagi umat. Contohnya mereka yang melakukan dakwah, membangun fasilitas ibadah, serta menjalankan aktivitas sosial untuk kepentingan umat.
8. Ibnu Sabil
Ibnu sabil adalah orang yang sedang dalam perjalanan dan kehabisan bekal. Golongan ini biasanya adalah musafir yang mengalami kesulitan selama perjalanan. Zakat diberikan agar mereka dapat melanjutkan perjalanan dengan aman hingga kembali ke tempat asal.
