Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Cirebon menyebut telah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi bencana. Hal ini terutama pohon tumbang di sepanjang jalur utama.
Menghadapi peningkatan arus kendaraan saat musim mudik Lebaran, BPBD Kabupaten Cirebon menyiapkan langkah mitigasi bencana di sejumlah titik rawan. Antisipasi ini difokuskan pada potensi pohon tumbang di jalur arteri dan nasional yang menjadi lintasan pemudik.
Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Sadikin, menjelaskan pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi lintas sektor bersama kepolisian dan instansi terkait untuk membahas persiapan menghadapi arus mudik Lebaran.
Baca Juga:Isfalana Juara Kontes Genjring Ramadan RCTV 2026 – VideoWamen LH Tinjau Pengelolaan Sampah Pada Momen Mudik – Video
Dalam rapat tersebut, BPBD menyarankan agar pohon-pohon yang sudah tua atau lapuk di sepanjang jalur utama dirapikan oleh instansi yang memiliki kewenangan, guna mengurangi risiko pohon tumbang saat terjadi angin kencang.
BPBD menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perapihan pohon, namun siap melakukan evakuasi apabila terjadi pohon tumbang, baik di jalur mudik maupun di kawasan permukiman warga. Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, terutama dengan tidak berteduh di bawah pohon saat cuaca buruk.
Menurut Ikin, dalam kondisi angin kencang, pohon apa pun berpotensi tumbang, sehingga kewaspadaan masyarakat menjadi hal penting untuk menghindari terjadinya korban selama periode arus mudik Lebaran.