RADARCIREBON.TV- Seperti yang diketahui, umat muslim memiliki kewajiban untuk membayar zakat. Membayar zakat adalah rukun Islam yang keempat. Kewajiban tentang zakat, baik dari Al-Qur’an, hadist, ijtihad, maupun sumber hukum Islam yang lainnya.
Ini juga mengatur jumlah zakat, demografi yang menerimanya, dan cara pemberinya. Apa sebenarnya keuntungan dari membayar zakat selain pahala dan membersihkan harta?
Berikut ini manfaat-manfaat membayar zakat dilihat dari kategorinya.
3 Manfaat Membayar Zakat dari Segi Agama, Sosial, dan Ekonomi
1. Dari segi keagamaan
Zakat, selain menjadi sumber pahala, juga dapat menjadi cara untuk menyempurnakan iman karena umat Islam yang melakukannya memenuhi kewajiban yang diberikan kepada mereka, menunjukkan bahwa mereka taat dan beriman.
Baca Juga:Tata Cara Bayar Zakat Fitrah 2026: Besaran, Waktu Pembayaran, dan Bacaan Niat yang BenarCara Melakukan Salat Lailatulqadar 2 Rakaat, Amalan Istimewa di Malam Seribu Bulan
Selain itu, rezeki yang disisihkan untuk dizakatkan juga dapat menghilangkan dosa dan membawa kebaikan, seperti kelancaran rezeki, yang dapat meningkatkan kualitas hidup.
Zakat, yang merupakan rukun Islam yang ketiga, memiliki potensi untuk menjadi pelindung di hari akhir karena apa yang dilakukan di dunia akan diabadikan di Padang Mahsyar. Orang yang berzakat dengan tulus dan ikhlas dapat mencapai ketenangan dan kebersihan hati, sehingga mereka dapat mencapai keimanan yang baik.
2. Dari segi sosial
Ketika seseorang terbiasa berzakat, mereka akan merasakan banyak manfaat dengan membantu sesama. Hal ini sesuai Allah SWT dalam surat Al-Qasas ayat 77 dengan arti,
“Dan berbuat baiklah (kepada orang lain), sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.”
3. Dari segi ekonomi
Zakat dapat membersihkan harta, meningkatkan rezeki, membawa keberkahan terhadap harta yang dimiliki, dan memperluas rezeki. Jadi, jika seseorang mengamalkan kekayaannya, hartanya akan terlindungi.
Hal itu disebutkan dalam firman Allah SWT di surat Al-Baqarah ayat 261 yang artinya,
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Baca Juga:Tanpa Banyak Gembar-Gembor, Motorola Edge 70 Fusion+ Hadir dengan Kamera Jadi Daya Tarik UtamaLibur Lebaran 2026 ke Majalengka? 10 Rekomendasi Tempat Wisata yang Wajib Masuk Daftar
Selanjutnya, berzakat dapat menghilangkan rasa iri dan prasangka. Sebagai seseorang yang memiliki harta lebih, membantu orang-orang yang kurang beruntung dan mengalami kesulitan ekonomi akan mengingatkan bahwa beberapa orang memiliki nasib yang kurang beruntung daripada lainnya. Dengan begitu, umat Islam yang berzakat akan menjadi seseorang yang rendah hati dan tidak sombong.
