Meski memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata belanja, Pasar Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon masih belum ramai dikunjungi. Pemerintah daerah pun menyiapkan langkah pengembangan untuk menarik wisatawan.
Pasar Batik Trusmi selama ini dikenal sebagai sentra batik khas Cirebon. Namun kunjungan wisatawan dinilai masih belum maksimal.
Pemerintah daerah berencana mengembangkan kawasan ini menjadi wisata terpadu. Di mana pengunjung tidak hanya berbelanja, namun juga dapat melihat proses pembuatan batik secara langsung.
Baca Juga:20 Ribu Pemudik Motor Padati Jalur Arteri Cirebon – VideoPolisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Dukuh Semar – Video
Selain itu, kawasan Trusmi juga akan dikembangkan sebagai desa wisata, dengan melibatkan para pengrajin batik dan pelaku UMKM lokal.Tak hanya itu, rencana penyelenggaraan Festival Batik Nasional pada tahun 2027 diharapkan mampu menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
Langkah ini diharapkan mampu mengangkat kembali citra batik khas Cirebon agar lebih dikenal secara nasional.
Hingga saat ini, pemerintah masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kawasan Batik Trusmi agar lebih menarik bagi wisatawan.