Kericuhan mewarnai tradisi tawurji atau curak duit di sebuah padepokan di Kabupaten Cirebon, Jumat malam. Ratusan warga larut berebut uang yang ditebarkan oleh pimpinan padepokan. Tradisi tahunan menyambut Lebaran ini menjadi ungkapan rasa syukur setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadhan. Kericuhan terjadi saat pimpinan Padepokan Albusthomi, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, keluar dari rumah sambil membawa sejumlah uang, Jumat malam. Warga yang sejak awal telah menunggu langsung merapat dan berkerumun. Suasana semakin riuh saat uang tawurji mulai ditebar ke tengah kerumunan, menyerupai hujan duit. Aksi saling berebut pun tak terhindarkan. Meski diwarnai desak-desakan, tradisi tahunan ini tetap berlangsung aman dan tak memicu konflik. Warga justru larut dalam sukacita menyambut Hari Raya Idulfitri. Bagi mereka, momen ini bukan sekadar mendapatkan uang, namun juga merasakan kebersamaan. Tradisi tawurji digelar sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadhan. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga, khususnya masyarakat sekitar padepokan yang selama Ramadhan beribadah bersama. Selain tawurji, acara juga dimeriahkan dengan atraksi api yang menarik perhatian warga. Gema takbir terus berkumandang hingga menjelang subuh. Para santri secara bergantian mengumandangkan takbir bersama masyarakat, menambah suasana khidmat menyambut hari kemenangan.