RADARCIREBON.TV – Pakar sepak bola Inggris, Andy Mitten, memberikan informasi menarik tentang alasan Manchester United gagal merekrut Frenkie De Jong dari Barcelona. Ia menjelaskan bahwa terdapat dua alasan yang menyebabkan transfer yang diimpikan oleh Setan Merah itu tidak terwujud.
Belakangan ini, nama De Jong sering dikaitkan dengan Manchester United, terutama selama kepelatihan Erik Ten Hag. Pelatih asal Belanda itu sangat ingin membawa mantan pemain didiknya di Ajax ke timnya.
Meskipun telah melatih MU selama tiga tahun, Ten Hag tidak berhasil mendatangkan gelandang tersebut. Meski sebelumnya ada kabar yang menyebutkan bahwa De Jong hampir bergabung dengan Setan Merah pada waktu itu.
Baca Juga:Kondisi Gabriel Magalhaes Memburuk, Usai Cider pada lututnya: Tegaskan akan tak tampil pada laga persahabatanEra Baru Timnas Indonesia di Laga FIFA 2026: Pelatih John Herdman Punya Rencana Statistik Matang!
Dalam program The Talk of the Devil, Andy Mitten mengakui bahwa De Jong hampir bergabung dengan MU. Namun, terdapat dua faktor yang menghalangi terjadinya transfer tersebut.Mitten menjelaskan bahwa De Jong menjadi salah satu nama target utama Ten Hag saat di MU. Ia percaya bahwa sang gelandang merupakan kunci untuk kesuksesan taktik yang ingin diimplementasikan di klub.
Ten Hag dilaporkan aktif berkomunikasi dengan De Jong untuk membujuknya agar meninggalkan Barcelona pada saat itu.
Menurut Mitten, usaha Ten Hag untuk membujuk cukup berhasil. Sang gelandang dilaporkan sempat tergoda dan hampir bergabung dengan Manchester United pada saat itu.Namun, Mitten menambahkan bahwa akhirnya De Jong memutuskan untuk tidak bergabung dengan Manchester United. Ada dua alasan yang membuat gelandang tersebut menolak untuk bersatu kembali dengan Ten Hag di MU.
Pertama, De Jong masih merasa penasaran dengan Barcelona. Ia dikabarkan ingin meraih lebih banyak gelar juara di klub tersebut dan merasa belum puas dengan pencapaiannya sampai saat ini.
Di sisi lain, istri sang gelandang dikabarkan sudah sangat nyaman tinggal di Barcelona dan meragukan kehidupan di Manchester, yang dikenal memiliki cuaca yang tidak seindah Barcelona.
