Padatnya arus balik di ruas Pantura Kabupaten Cirebon membawa berkah tersendiri bagi pedagang oleh-oleh khas Cirebon. Kerupuk melarat hingga kerupuk kulit jadi oleh-oleh favorit yang diburu pemudik. Momen arus mudik dan balik Lebaran menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang oleh-oleh khas Cirebon. Pemudik yang melintas di jalur arteri Cirebon banyak yang menepi ke kios pedagang oleh-oleh untuk memburu kuliner khas Cirebon sebagai buah tangan untuk keluarga dan sanak saudara. Pedagang oleh-oleh kerupuk khas Cirebon yang banyak berjejer di sepanjang jalur Pantura Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, pun mendapatkan berkah dari para pemudik yang ingin membawa buah tangan setelah pulang ke kampung halaman. Pilihan pemudik tertuju pada kerupuk khas Cirebon, seperti kerupuk melarat dan kerupuk kulit. Bahkan pemudik membeli oleh-oleh kerupuk khas Cirebon ini dalam jumlah banyak karena mereka kerupuk khas Cirebon ini berbeda dengan kerupuk pada umumnya. Meningkatnya pembeli selama arus mudik dan balik Lebaran membuat omzet penjualan para pedagang meningkat drastis. Salah seorang pedagang oleh-oleh mengaku dalam 3 hari ini omzet penjualannya meningkat hingga mencapai 50 persen dari hari biasa. Peningkatan penjualan oleh-oleh ini sudah menjadi peningkatan omzet tahunan setiap pasca-Lebaran. Diperkirakan ramainya pembeli oleh-oleh ini akan terus terjadi selama masih ramainya masa arus balik Lebaran.