2.559 Calhaj Cirebon Siap Terbang, Kloter 5 KJT Jadi Gelombang Awal 24 April 2026

Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon
Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Foto:Samsul/radarcirebon.tv
0 Komentar

RDAARCIREBON.TV – Detik-detik menuju Tanah Suci kian terasa bagi ribuan calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Cirebon. Sebanyak 2.559 jamaah dipastikan siap diberangkatkan, dengan Kloter 5 embarkasi Kertajati dijadwalkan lepas landas pada 24 April 2026.

Kepastian itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim. Ia menegaskan, seluruh tahapan persiapan telah dikunci tanpa celah mulai dari administrasi hingga kesiapan teknis di lapangan.

“Dokumen sudah lengkap, visa aman, termasuk kesiapan akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Semua sudah clear,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga:Indonesia vs Saint Kitts & Nevis: Aksi Beckham Putra Bawa Garuda Unggul CepatHT : Indonesia vs Saint Kitts & Nevis: Beckham Putra Brace! Garuda Unggul 2-0

Secara nasional, pemberangkatan jamaah haji Indonesia dimulai pada 21 April. Namun untuk Cirebon, gelombang pertama akan masuk dalam Kloter 5 yang diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Artinya, tak ada lagi yang perlu dikejar tinggal menunggu waktu keberangkatan. Meski demikian, satu agenda penting masih menanti. Pada 4 April mendatang, seluruh calhaj akan mengikuti manasik kolosal sebagai penutup rangkaian bimbingan yang telah berjalan panjang.

“Manasik sudah 15 kali di tingkat KBIH, kemudian berlanjut di kecamatan. Manasik kolosal ini jadi pemantapan terakhir sebelum berangkat,” jelasnya.

Lebih dari sekadar kesiapan teknis, Mualim mengingatkan bahwa ibadah haji adalah perjalanan total fisik, mental, dan spiritual.

“Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Jamaah harus paham rukun dan syarat haji, fisiknya kuat, mentalnya siap. Karena tujuan akhirnya adalah haji yang sah dan mabrur,” tegasnya.

Di tengah dinamika global yang sempat memunculkan kekhawatiran, khususnya terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah, pihaknya memastikan tidak ada gangguan berarti.

Berdasarkan koordinasi dan informasi resmi, Pemerintah Arab Saudi menjamin seluruh rangkaian ibadah haji 2026 berjalan aman.

“Tidak ada hambatan. Semua dalam kondisi kondusif,” tambahnya.

Baca Juga:Wacana Tol Kuningan, Jalan Baru, Harapan Baru! Menembus Wilayah Barat , Menyambung Dua DuniaWakil Wali Kota Cirebon Turun Tangan, 700 Ton Beras Digelontorkan untuk 35 Ribu Warga Cirebon

Dengan seluruh persiapan yang telah terkunci rapi, ribuan calhaj Kabupaten Cirebon kini berada di fase paling emosional: menunggu panggilan berangkat.

Perjalanan panjang yang selama ini hanya menjadi doa, kini tinggal hitungan hari untuk menjadi kenyataan.

0 Komentar