RADARCIREBON.TV – Penyerang muda Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, akhirnya memecah kebuntuan panjang yang sempat membayangi performanya. Setelah mengalami periode sulit tanpa gol bersama klubnya di Belanda dan juga saat membela Persija Jakarta, pemain berdarah Bandung tersebut sukses mencetak gol perdana di level senior bersama Timnas Indonesia.
Momen penting itu terjadi dalam ajang FIFA Series 2026 saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda tampil dominan dan menang telak dengan skor 4-0.
Zijlstra tidak langsung turun sebagai starter. Pelatih lebih mempercayakan lini depan kepada duet penyerang lain sejak awal laga. Namun, kesempatan datang saat dirinya masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-72. Tak butuh waktu lama, pemain berusia 21 tahun itu langsung memberikan dampak nyata di lapangan.
Baca Juga:Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Hajar Saint Kitts and Nevis 4-0, Garuda Terbang Lebih TinggiJadwal Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Kick-off Pukul Berapa?
Hanya beberapa menit setelah masuk, tepatnya pada menit ke-75, Zijlstra berhasil mencetak gol dengan penyelesaian yang tenang dan terukur. Tendangannya tidak mampu dihalau oleh kiper lawan, sekaligus memperlebar keunggulan Indonesia. Gol tersebut menjadi yang pertama baginya di level senior bersama Timnas Indonesia.
Gol ini terasa sangat spesial, mengingat sebelumnya Zijlstra sempat mengalami “puasa gol” baik saat bermain di Eropa bersama FC Volendam maupun ketika membela Persija Jakarta. Bahkan, di level klub Indonesia, ia belum mampu mencatatkan gol dalam beberapa penampilan terakhirnya bersama Macan Kemayoran.
Tak hanya itu, kondisi fisik Zijlstra juga sempat menjadi sorotan setelah ia harus menepi akibat cedera pangkal paha. Kembalinya ia ke lapangan bersama Timnas Indonesia sekaligus membuktikan bahwa dirinya telah pulih dan siap bersaing kembali di level tertinggi.
Gol debut ini juga menjadi momen bersejarah lainnya karena menjadi gol pertama Zijlstra di Stadion Utama Gelora Bung Karno, meskipun sebelumnya ia sudah beberapa kali tampil bersama tim nasional.
Penampilan impresif tersebut mendapat apresiasi dari Persija Jakarta. Klub ibu kota itu memuji ketenangan serta efektivitas Zijlstra dalam memanfaatkan peluang. Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi sang pemain untuk kembali menemukan ketajamannya di level klub.
