Tumpukan sampah liar di sepanjang jalur utama Cirebon-Indramayu yang berada di wilayah Kecamatan Juntinyuat dan Karangampel, Kabupaten Indramayu, mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup bersama sejumlah UPTD turun tangan melakukan aksi bersih-bersih secara gotong royong. Tumpukan sampah liar di sepanjang jalur utama Cirebon-Indramayu, yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Juntinyuat dan Karangampel, mulai dibersihkan oleh Pemerintah Daerah Indramayu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama sejumlah UPTD secara gotong royong pada hari Jumat pagi. Kegiatan pembersihan sampah dilakukan di empat titik; tiga titik berada di Kecamatan Juntinyuat, satu titik berada di Kecamatan Karangampel. Sampah yang menumpuk di jalur tersebut dinilai mengganggu pengguna jalan serta merusak estetika lingkungan. Dalam kegiatan ini, Pemerintah Daerah mengerahkan total 10 unit armada pengangkut sampah serta 2 unit ekskavator untuk mempercepat proses pembersihan. Penggunaan alat berat dinilai sangat penting, mengingat volume sampah yang sudah menumpuk cukup banyak dan tidak memungkinkan diselesaikan hanya dengan tenaga manual. Seluruh sampah yang berhasil diangkut kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Pecuk. Pemerintah Daerah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang jalur utama. Selain mengganggu pengguna jalan, penumpukan sampah juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan akibat bau tidak sedap. Sementartara itu, agar tumpukan sampah di sepanjang jalan tidak terulang kembali, Camat Juntinyuat mengantisipasi serta menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan membuang pada tempat yang telah disediakan, agar tidak ada sampah pinggir jalan yang mengganggu para pengendara. Ke depan, pemerintah berencana menyiapkan fasilitas tempat sampah atau kontainer di masing-masing desa, guna mencegah masyarakat membuang sampah di pinggir jalan. Pemerintah berharap, setelah dibersihkan, kawasan tersebut tetap terjaga kebersihannya dan tidak kembali dipenuhi sampah liar.