Permasalahan sampah di Kabupaten Kuningan kini masuk fase mengkhawatirkan. Setiap hari, ratusan ton sampah terus mengalir ke Tempat Pembuangan Akhir Ciniru. Tanpa penanganan serius, ancaman krisis lingkungan di depan mata tak terelakkan.
Permasalahan sampah di Kabupaten Kuningan kini masuk fase mengkhawatirkan. Setiap hari, ratusan ton sampah terus mengalir ke Tempat Pembuangan Akhir Ciniru. Tanpa penanganan serius, ancaman krisis lingkungan di depan mata tak terelakkan.
Data terbaru pemerintah daerah menyebutkan, di libur Lebaran, sedikitnya 480 ton sampah masuk ke TPA Ciniru setiap hari. Volume ini terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas masyarakat. Kondisi ini memicu kekhawatiran, karena daya tampung TPA diprediksi tak akan bertahan lama.
Baca Juga:Wisata Malam Lumiland Hadir Di Taman Air Goa Sunyaragi – VideoOne Way Berhasil Mengurai Penumpukan Kendaraan Di Ruas Tol – Video
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengakui, jika sampah terus dibuang tanpa pengolahan, maka TPA Ciniru akan over kapasitas dalam beberapa tahun ke depan. Situasi ini menuntut langkah cepat dan terukur agar tak berujung pada krisis lingkungan yang lebih besar.
Sebagai solusi, pemerintah daerah mulai mendorong sinergi dengan pemerintah pusat. Salah satunya melalui rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST di sejumlah titik. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang langsung masuk ke TPA.
Tak hanya itu, Pemkab juga mulai mentransformasi TPA Ciniru menjadi fasilitas pengelolaan sampah terpadu. Proyek ini diklaim sebagai bagian dari strategi besar untuk mengubah paradigma, dari sekadar tempat pembuangan menjadi pusat pengolahan modern dan ramah lingkungan.
Dalam konsep baru ini, sampah tak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sumber daya yang bisa diolah menjadi nilai guna, termasuk potensi energi baru. Jika terlaksana, ditargetkan pengolahan di TPST dapat mengurangi beban sampah ke TPA hingga 200 ton. Namun, keberhasilan program ini membutuhkan peran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.