RADARCIREBON.TV – Dealer Neta di Thailand nekat jual rugi mobil listrik Neta dengan pemangkasan hampir 50 persen.
Salah satu dealer mobil listrik Neta di Thailand mengaku mengalami kerugian besar sampai lebih dari 500 juta baht atau setara dengan Rp 257 miliar.
Dealer itu menegaskan dipaksa untuk mengambil lebih dari 1.000 unit mobil Neta senilai lebih dari 700 juta baht atau setara dengan Rp 360 miliar.
Baca Juga:Setelah Gol Perdana, Beckham Putra Optimistis Hadapi BulgariaModal Penampilan Meyakinkan, Veda Ega Tatap Moto3 Amerika dengan Optimistis
Bahkan dealer itu mengklaim perusahaan induk secara tiba-tiba memotong harga pasaran dari mobil listrik Neta.
Dealer itu pun tentu merugi, lantaran harga mobil yang dijual lebih murah ketimbang harga belinya. Tak hanya itu, perusahaan induk juga gagal mengganti biaya purna jual senilai puluhan juta baht.
Saat ini, lebih dari 300 mobil Neta di dealer itu dijual dengan diskon besar-besaran, bahkan harganya dipangkas sampai 50 persen.
Neta V-II yang seharusnya dijual 569.000 baht, kini jadi 299.000 baht tanpa adanya garansi. Jika dirupiahkan harga mobil Neta V-II itu turun menjadi sekitar Rp 150 jutaan dari banderol awal Rp 293 jutaan.
Walau mengalami kerugian, dealer menyebut bahwa mobil-mobil Neta itu masih cukup andal dan gampang diperbaiki. Mobil itu juga bisa menjadi salah satu solusi di tengah kenaikan harga BBM yang tinggi di Thailand.
Bila di Thailand, dealer Neta masih berjualan, di Indonesia justru beda ceritanya. Pada awal tahun 2026, perusahaan induk Neta, Hozon Auto, mengumumkan sedang menjalani proses restrukturisasi yang sudah berjalan sejak tahun 2025. Langkah besar itu mempengaruhi operasional bisnis Neta di Indonesia.
“Saat ini, perusahaan induk Neta, Hozon Auto, sedang menjalani restrukturisasi, yang berjalan dengan lancar dan tertib. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, Hozon diharapkan untuk menyelesaikan restrukturisasi pada pertengahan tahun 2026, di mana Neta Indonesia akan melayani pemilik mobil Indonesia dengan tampilan baru,” tulis Neta pada pernyataan resminya.
Baca Juga:Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA Usai Hajar Saint Kitts & NevisDeretan Tanggal Lahir yang Diprediksi Paling Sukses dan Tajir
Neta Indonesia menegaskan akan terus fokus pada penguatan kehadirannya pada pasar otomotif nasional, walau akan ada beberapa penyesuaian pada jaringan dealer dan lini produk di sepanjang tahun 2026.
“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan kepada sebagian pemilik mobil,” tulis Neta lagi.
