- Bebas Ganjil Genap: Di Jakarta, ini adalah kemewahan yang nggak ternilai harganya.
- Biaya “Bensin” Jadi Murah Banget: Ngecas di rumah itu jauh lebih murah daripada antre Pertalite di SPBU.
- Perawatan Simpel: Nggak ada urusan ganti oli, cek busi, atau kuras radiator. Cukup cek ban, rem, dan update software.
Kesimpulannya?
Membeli mobil listrik di harga Rp180-200 jutaan sekarang sudah sangat realistis. Memang ukurannya kebanyakan mungil (kapasitas 4 orang), beda sama LCGC 7-seater seperti Calya atau Sigra.
Tapi kalau kebutuhanmu cuma buat harian di dalam kota, transisi ke mobil listrik tahun ini adalah keputusan yang cerdas banget.
