Mac Pro Worth It Dibeli atau Tidak Sekarang? Cek Risiko dan Keuntungannya Biar Gak Rugi!

Foto
Ilustrasi/Gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Dunia teknologi lagi heboh nih, apalagi buat para user setia ekosistem Apple. Kabar soal Apple yang resmi menyetop penjualan Mac Pro di akhir Maret 2026 ini bener-bener bikin banyak orang garuk-garuk kepala. Pertanyaannya sekarang: kalau barangnya sudah “disuntik mati” alias nggak dijual lagi secara resmi, apakah Mac Pro masih worth it buat dibeli?

Jawabannya sebenarnya nggak bisa cuma “iya” atau “nggak”, karena tergantung banget sama kebutuhan kerja kamu. Yuk, kita bedah pelan-pelan biar kamu nggak salah langkah.

1. Performa yang Masih “Monster”

Meskipun Apple sudah nggak memajangnya lagi di etalase toko, bukan berarti Mac Pro jadi lemot mendadak. Chip Apple Silicon seri Ultra yang ada di dalam Mac Pro itu masih sangat bertenaga buat tugas berat.

Baca Juga:Dihujat Negaranya Sendiri! Bulgaria Dibilang Buang-Buang Waktu Ikut FIFA Series 2026Spurs Ganti Pelatih Lagi! Igor Tudor Pergi di Tengah Ancaman Degradasi

Kalau kerjaan kamu setiap hari adalah rendering video 8K, simulasi 3D yang kompleks, atau coding aplikasi skala raksasa, Mac Pro sebenarnya masih sangat sanggup melibas itu semua tanpa keringatan.

2. Isu Dukungan Jangka Panjang

Nah, ini poin yang paling krusial. Biasanya, setelah Apple menyetop penjualan sebuah produk, dukungan software (macOS) masih akan ada sampai beberapa tahun ke depan.

Tapi, kita nggak tahu pasti sampai kapan. Membeli barang yang sudah discontinued itu ada risikonya, terutama soal ketersediaan spare part original kalau tiba-tiba ada kerusakan perangkat keras di masa depan.

Jadi, kalau kamu berencana pakai komputer ini untuk 7-10 tahun ke depan, kamu harus siap-siap dengan risiko ini.

3. Harga yang (Mungkin) Bakal Turun

Sisi positifnya, biasanya barang yang sudah nggak diproduksi lagi bakal mengalami penurunan harga di pasar second atau stok lama di distributor pihak ketiga.

Ini bisa jadi kesempatan emas buat kamu yang dari dulu pengin punya Mac Pro tapi terpentok budget. Kamu bisa dapet performa kelas atas dengan harga yang jauh lebih miring dibanding saat peluncuran pertamanya.

4. Alternatif yang Lebih Masuk Akal: Mac Studio

Jujur saja, buat sebagian besar profesional, Mac Studio sebenarnya sudah lebih dari cukup. Dengan bentuk yang lebih ringkas dan performa yang hampir setara (karena pakai chip yang mirip), Mac Studio seringkali jadi pilihan yang lebih logis.

0 Komentar