MotoGP 2026: Marc Marquez Akui 'Tersesat', Merasa Peningkatan Diri Lebih Penting daripada Perbaikan Motor

MotoGP
Foto: Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Pembalap dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, merasa kecewa setelah pulang dari MotoGP Amerika 2026 yang berlangsung pada 27-29 Maret 2026, tanpa meraih satu pun podium. Sebelumnya, ia dikenal sebagai penguasa Circuit of The Americas.

Dalam sesi kualifikasi, Marquez berada di tempat keenam, sebelum terjatuh dan menabrak Fabio di Giannantonio saat Sprint, di mana ia hanya berhasil finis di urutan ke-17. Akibat kecelakaan tersebut, ia juga mendapatkan hukuman long lap untuk balapan Grand Prix.

Di balapan tersebut, Marquez hanya bisa menempati posisi kelima setelah berjuang keras melawan banyak pembalap di tengah-tengah posisi. Melalui GPOne, Minggu (29/3/2026), Marquez menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil tersebut.

Baca Juga:Laga Penentuan Tiket Piala Dunia 2026, Italia vs Bosnia: Gattuso Diperkirakan Bermain di AwalRamalan Zodiak Cinta: Scorpio Hindari Berkeluh Kesah, Sagitarius Jangan Memperbesar Masalah

“Saya telah memberikan segalanya, tetapi saya tidak menikmati balapan ini. Saya lebih ingin bersaing untuk meraih kemenangan. Saya kesulitan di awal, tetapi perlahan saya merasa lebih baik,” kata Marquez.

“Saya bisa berjuang untuk mendapatkan podium, namun tidak untuk meraih kemenangan. Yang ‘hilang’ itu adalah diri saya. Di awal balapan, dengan ban baru, motor menjadi agresif dan membutuhkan tenaga besar, dan sekarang ini saya tidak dapat mengendalikannya,” tambahnya.

Saat ini, Marquez memfokuskan perhatian ke seri selanjutnya, yaitu GP Spanyol di Sirkuit Jerez yang akan berlangsung pada 24-26 April 2026. Meskipun ia dan Ducati memiliki hubungan yang baik dengan trek ini, Marquez merasa bahwa dirinya dan timnya masih harus melakukan peningkatan.

Merasa Peningkatan Diri Lebih Penting daripada Perbaikan Motor

“Jerez merupakan trek yang berbeda, tetapi jika Anda cepat, Anda akan cepat di manapun. Saya harus berusaha untuk berkembang sebagai pembalap daripada hanya fokus pada motor,” ungkap juara dunia sembilan kali tersebut.

“Selama jeda, saya akan memperbaiki start saya, karena saya merasa tidak nyaman saat mengendarai motor. Saya sudah terbiasa dengan posisi berkendara yang tidak alami. Jadi, meskipun saya cepat, saya tidak bisa memberikan banyak perbedaan,” tutup Marquez.

Sebagai tambahan, pembalap Spanyol berusia 33 tahun ini masih dalam tahap pemulihan yang sulit akibat cedera pada bahu kanannya, yang dideritanya setelah bertabrakan dengan Marco Bezzecchi di GP Indonesia 2025.

0 Komentar