Misi Bersejarah Kembali ke Bulan! NASA Artemis II Siap Membuka Era Baru Penjelajahan Manusia

Nasa Artemis ii
Artemis II bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan, bahkan sebagai batu loncatan menuju misi ke Mars. Foto: Nasa/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, tengah bersiap menjalankan salah satu misi paling penting dalam sejarah eksplorasi luar angkasa modern, yakni Artemis II.

Misi ini menjadi tonggak besar karena akan menjadi penerbangan berawak pertama dalam program Artemis, sekaligus langkah awal manusia untuk kembali ke sekitar Bulan setelah lebih dari lima dekade sejak era Apollo Program.

Artemis II bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan, bahkan sebagai batu loncatan menuju misi ke Mars.

Baca Juga:Catat Tanggalnya! Deretan Bansos April-Mei 2026 yang Siap Cair, Ini Daftar Lengkap dan Cara Cek PenerimanyaApril Neraka Maung Bandung! 5 Laga Penentu Gelar Persib di Ujung Musim Liga 2026

Misi Awak Pertama Sejak Era Apollo

Artemis II dirancang sebagai misi uji coba berawak yang akan mengorbit Bulan tanpa mendarat. Empat astronaut terpilih akan melakukan perjalanan mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi. Ini merupakan pertama kalinya sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972 manusia kembali mendekati Bulan.

Keempat astronaut yang ditugaskan dalam misi ini adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta dua mission specialist yaitu Christina Koch dan Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency.

Menariknya, misi ini juga mencetak sejarah baru dengan melibatkan perempuan dan astronaut non-kulit putih dalam perjalanan ke sekitar Bulan, mencerminkan komitmen NASA terhadap keberagaman dalam eksplorasi luar angkasa.

•Teknologi Canggih: Orion dan SLS

Dalam misi Artemis II, NASA akan menggunakan pesawat ruang angkasa Orion yang dirancang untuk membawa manusia dalam perjalanan jarak jauh di luar orbit Bumi. Orion dilengkapi sistem keselamatan canggih, perlindungan radiasi, serta kemampuan navigasi modern.

Pesawat ini akan diluncurkan menggunakan roket raksasa Space Launch System (SLS), yang menjadi roket paling kuat yang pernah dikembangkan NASA. Kombinasi Orion dan SLS telah diuji dalam misi tanpa awak Artemis I pada tahun 2022, yang berhasil mengorbit Bulan dan kembali dengan selamat ke Bumi.

Keberhasilan Artemis I menjadi fondasi penting bagi Artemis II, karena membuktikan bahwa sistem utama misi telah bekerja sesuai rencana.

Tujuan Utama Misi Artemis II

Artemis II memiliki beberapa tujuan utama yang krusial, antara lain:

0 Komentar