Peran Baru Ole Romeny! Penampilan Gacor di FIFA Series 2026 Jadi Sorotan, Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia

foto
instagram @oleromeny
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Timnas Indonesia harus puas finis sebagai runner-up di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Meski belum berhasil jadi juara, performa skuad Garuda tetap layak diapresiasi. Dari dua pertandingan yang dijalani, Indonesia berhasil meraih satu kemenangan dan satu kekalahan.

Perjalanan Indonesia dimulai dengan sangat meyakinkan. Di laga pembuka melawan St. Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026, tim Merah-Putih tampil dominan dan menang telak dengan skor 4-0.

Kemenangan itu ditentukan lewat dua gol dari Beckham Putra, serta masing-masing satu gol dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra. Permainan Indonesia saat itu benar-benar menghibur dan penuh percaya diri.

Baca Juga:Piala AFF Futsal 2026: Jadwal Timnas Indonesia, Daftar Pemain, dan Misi Raih Gelar Ketiga!Jadwal & Prediksi BRI Super League Pekan 26: Persib Terancam, Borneo Intai, Persija Diuji Tim On Fire

Berkat kemenangan besar tersebut, Indonesia melaju ke partai final dan bertemu dengan tim kuat asal Eropa, Bulgaria. Di laga puncak ini, Indonesia sebenarnya tampil cukup berani dan memberikan perlawanan sengit.

Namun sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu tercipta lewat eksekusi penalti Marin Petkov di babak pertama.

Di balik hasil tersebut, ada satu nama yang cukup mencuri perhatian, yaitu Ole Romeny. Striker berusia 25 tahun ini bisa dibilang tampil beda di bawah arahan pelatih John Herdman.

Kalau sebelumnya Ole lebih sering jadi ujung tombak utama di depan, sekarang perannya sedikit berubah. Ia lebih sering turun ke belakang, bermain di belakang striker utama, dan lebih fleksibel dalam bergerak.

Dalam dua pertandingan terakhir, posisi Ole sering berada di belakang Ramadhan Sananta yang dipercaya sebagai target man sejak awal laga.

Peran Sananta lebih ke menahan bola dan mengganggu pertahanan lawan, sementara Ole memanfaatkan ruang kosong untuk menyerang. Strategi ini cukup efektif karena memberi kebebasan lebih bagi Ole untuk mengeksplorasi permainan.

Dengan kemampuan dribel yang bagus, kontrol bola yang kuat, dan insting mencari ruang yang tajam, Ole beberapa kali berhasil merepotkan lini belakang lawan.

Baca Juga:Heboh Varian Covid-19 “Cicada”! Kemenkes Tegaskan Belum Masuk Indonesia, Situasi Masih AmanPromo Superindo 2 – 8 April 2026: Buah, Sayur, hingga Seafood Murah Mulai Rp2 Ribuan! Sembako Diskon Besar!

Saat melawan St. Kitts and Nevis, performanya benar-benar menonjol. Ia berhasil mencatatkan dua assist untuk gol Beckham Putra dan juga menyumbang satu gol lewat situasi bola mati. Statistik itu tentu jadi bukti kontribusinya yang besar di lini serang.

0 Komentar