PSSI Tegas! ‘Paspoortgate’ Pemain Timnas Indonesia di Belanda Bukan Masalah Hukum RI

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji
Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji foto : @mardji_smj
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Polemik yang dikenal dengan istilah ‘Paspoortgate’ tengah mengusik sejumlah pemain diaspora Timnas Indonesia yang berkarier di Belanda. Menanggapi hal ini, PSSI akhirnya angkat bicara dan memberikan penegasan penting.

Melalui pernyataan resmi, Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, memastikan bahwa seluruh pemain keturunan yang telah membela Timnas Indonesia tetap sah secara hukum sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Nama-nama seperti Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On disebut tidak memiliki persoalan dari sisi hukum Indonesia.

Baca Juga:Jay Idzes Jadi Sorotan Media Italia Usai Raih Pemain Terbaik PSSI Awards 2026Maarten Paes Puji Emil Audero Usai PSSI Awards 2026, Tegaskan Fokus untuk Timnas Indonesia

“Seluruh pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia telah sah menjadi WNI dan dipastikan tidak ada masalah hukum Indonesia,” tegas Sumardji.

Ia juga menambahkan bahwa para pemain tersebut sebagian besar lahir dan besar di luar negeri. Keputusan mereka untuk menjadi WNI dinilai sebagai bentuk kecintaan dan komitmen terhadap Indonesia.

Menurutnya, menjadi WNI bukanlah keputusan mudah. Para pemain harus melepas berbagai fasilitas di negara asal, seperti kemudahan tinggal dan bekerja tanpa visa, termasuk di Belanda.

Kasus ‘Paspoortgate’ sendiri mencuat setelah NAC Breda melaporkan Dean James yang bermain untuk Go Ahead Eagles. Laporan tersebut muncul usai kekalahan telak NAC Breda dengan skor 0-6.

Dean James dianggap tidak memenuhi syarat administrasi karena telah berpindah kewarganegaraan. Ia dinilai membutuhkan izin kerja baru serta penyesuaian gaji sesuai regulasi pemain non-Uni Eropa, yang disebut belum dipenuhi.

Laporan itu kemudian diajukan ke KNVB dan ditindaklanjuti. Meski pertandingan tidak akan diulang, penyelidikan tetap berjalan dan berdampak luas.

Tak hanya Dean James, sejumlah pemain diaspora lainnya seperti Tim Geypens yang bermain di FC Emmen juga ikut terdampak. Bahkan, beberapa pemain untuk sementara waktu tidak diperbolehkan bermain maupun berlatih bersama klub mereka.

Baca Juga:Sepakbola Italia Terjun Bebas! Como Ikut Disorot, Krisis Pemain Lokal Makin NyataReal Madrid Bidik Bek Liverpool! Konate Jadi Target Utama Pengganti Alaba?

Menariknya, kasus ini tidak hanya menimpa pemain asal Indonesia. Sejumlah pemain dari negara lain seperti Cape Verde, Suriname, dan Curacao juga menghadapi persoalan serupa terkait administrasi di Belanda.

PSSI menegaskan bahwa masalah ini sepenuhnya berkaitan dengan aspek administratif dan regulasi di Belanda, bukan persoalan hukum Indonesia. Oleh karena itu, federasi meminta publik tidak salah memahami situasi yang terjadi.

0 Komentar