5 Wakil Indonesia Melaju! BAC 2026 Hari Ini Penuh Drama dan Kejutan

Badminton Indonesia
Badminton Indonesia foto : pinterest
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Babak 16 besar Badminton Asia Championships 2026 pada Kamis (9/4/2026) menghadirkan pertarungan sengit bagi wakil Indonesia. Hasilnya, lima pemain berhasil melaju ke perempat final, sementara lima lainnya harus angkat koper.

Di sektor ganda putra, pasangan Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri tampil meyakinkan saat menyingkirkan wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi. Sementara itu, pasangan muda Ali Faatir Rayhan/Devin Artha Wahyudi juga mencuri perhaatian usai menang lewat laga tiga gim melawan wakil Thailand.

Dari sektor tunggal putra, Jonatan Christie menunjukkan performa solid dengan kemenangan dua gim langsung atas pemain Jepang, Yudai Okimoto.

Baca Juga:Badminton Asia Champipnship 2026 Hari Ini 7 April dan Jadwal Pertandingan dan Jam TayangJadwal Turnamen Badminton BWF April-Mei 2026 Lengkap, Simak Disini

Sektor ganda putri turut menjadi penyumbang hasil positif. Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi / Siti Fadia Silva Ramadhanti sukses menumbangkan pasangan kuat Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee.

Kejutan terbesar datang dari pasangan Rachel Alessya Rose/Febi Setianingrum yang berhasil menyingkirkan unggulan keempat asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, melalui pertarungan tiga gim.

Namun, tidak semua hasil berjalan mulus. Di sektor ganda campuran, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan. Nasib serupa dialami Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang tak mampu membendung unggulan pertama asal China.

Di sektor tunggal, Alwi Farhan kalah dari pemain Jepang Kodai Naraoka, sementara Putri Kusuma Wardani tersingkir usai pertarungan rubber game melawan Gao Fang Jie.

Ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani juga harus mengakhiri langkah setelah kalah dari pasangan Chinese Taipei dalam tiga gim.

Secara keseluruhan, Indonesia menunjukkan performa kompetitif. Namun, ketahanan di poin-poin krusial masih menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan di level tertinggi Asia.

0 Komentar