Atletico Hantam Barcelona 2-0, Flick Pertanyakan Fungsi VAR

Hansi Flick
Hansi Flick foto : @fcbarcelona
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – FC Barcelona harus menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/26, Kamis (9/4) dini hari WIB.

Hasil ini membuat langkah Blaugrana semakin berat karena mereka wajib menang minimal dua gol di leg kedua untuk menjaga asa lolos ke semifinal.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit. Ia secara terbuka mempertanyakan peran teknologi VAR yang dinilai tidak berjalan semestinya dalam laga tersebut.

Baca Juga:Jadwal Liga Champions 8-9 April 2026: PSG vs Liverpool Live di SCTVTerbaru! Top Skor Liga Champions 2026 Memanas! Mbappé Terancam Disalip Kane

“Ini situasi yang sulit dipahami. Untuk apa kita punya VAR?” kata Flick.

Flick menyoroti beberapa momen krusial yang dianggap merugikan timnya, terutama kartu merah yang diterima Pau Cubarsí serta dugaan handball di dalam kotak penalti yang tidak ditinjau VAR.

“Saya tidak yakin itu kartu merah. Tapi yang jelas, ada handball di area penalti dan VAR tidak ikut campur. Seharusnya itu penalti dan kartu kuning kedua,” tegasnya.

Pelatih asal Jerman itu bahkan menyindir bahwa keputusan VAR cenderung menguntungkan Atletico Madrid.

“VAR tampaknya cukup berpihak kepada Atletico,” ujarnya.

Meski kecewa, Flick tetap mencoba melihat sisi positif dari performa timnya. Ia menilai Barcelona sebenarnya tampil cukup baik dan mampu menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

“Kami kalah, tapi kami punya banyak kesempatan bagus. Kami tidak akan menyerah,” lanjut Flick.

Flick juga mengonfirmasi bahwa pergantian Pedri di babak pertama dilakukan karena alasan kebugaran. Ia memastikan kondisi sang gelandang tidak serius, namun tetap perlu dijaga untuk pertandingan berikutnya.

Baca Juga:Prediksi PSG vs Liverpool: Les Parisiens Lebih Diunggulkan di Parc des PrincesKesempatan Kelima! Barcelona vs Atletico Madrid, Siapa Unggul di Camp Nou?

Di tengah hasil buruk ini, Lamine Yamal justru mendapat pujian khusus. Pemain muda tersebut dinilai tampil luar biasa meski timnya kalah.

“Dia bermain fantastis, melewati tiga, empat, bahkan lima pemain. Itu luar biasa,” kata Flick.

Flick juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pemain kreatif di lapangan. Menurutnya, pemain seperti Lamine Yamal, Kylian Mbappé, dan Vinícius Júnior harus mendapat perhatian lebih dari wasit.

0 Komentar