Emas Perhiasan vs Emas Batangan, Mana Lebih Untung? Ini Penjelasannya

foto
Emas Perhiasan vs Emas Batangan/ Ilustrasi: gemini ai
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Pengen kelihatan kece pakai kalung atau gelang emas yang berkilau? Dari zaman nenek moyang sampai era TikTok sekarang, emas perhiasan selalu punya tempat spesial di hati orang Indonesia. Tapi, pernah nggak sih kamu mikir: “Ini beneran investasi yang menguntungkan atau cuma sekadar hobi belanja yang berkedok ‘nabung’?”

Yuk, kita bedah tuntas soal investasi emas perhiasan biar nggak pusing!

1. Kenapa Sih Orang Suka “Investasi” Perhiasan?

Jujur aja, alasan utama orang beli perhiasan emas itu karena fungsi gandanya. Berbeda sama emas batangan (antam) yang cuma bisa kamu simpan di lemari besi atau safety deposit box, perhiasan bisa kamu pakai ke kondangan, arisan, atau sekadar buat self-reward setelah gajian.

Baca Juga:Fakta di Balik Motor Listrik SPPG, Anggaran Disaring, Dadan Hindayana Buka Fakta Sebenarnya!Jadwal Lengkap & Lawan Berat! Timnas Indonesia U-17 Hadapi Australia hingga Vietnam di AFF 2026

Ada perasaan puas dan percaya diri yang naik pas kita pakai perhiasan. Selain itu, emas perhiasan dianggap sebagai “dana darurat” yang paling gampang dicairkan. Kalau lagi butuh duit mendesak, tinggal bawa ke toko emas atau pegadaian, langsung cair hari itu juga. Praktis, kan?

2. “Penyakit” Utama Perhiasan: Biaya Pembuatan

Nah, ini dia ganjalan pertama kalau kamu mau serius investasi di perhiasan. Pas kamu beli kalung, harga yang kamu bayar itu bukan cuma harga emas murninya, tapi ada yang namanya ongkos bikin.

Bayangin, perajin emas itu butuh waktu dan skill buat bikin motif yang cantik. Biaya ini biasanya berkisar antara 10% sampai 20% dari harga emasnya.

Masalahnya, pas kamu jual balik ke toko, ongkos bikin ini nggak akan dihitung. Toko cuma mau bayar harga kadar emasnya doang. Jadi, baru melangkah keluar dari toko aja, aset kamu sebenarnya udah “minus” gara-gara ongkos bikin tadi.

3. Kadar Emas: Makin Cantik, Makin “Lembek”

Dalam dunia perhiasan, kita sering dengar istilah “Emas Muda” dan “Emas Tua”.

  • Emas Muda: Biasanya kadarnya di bawah 70% (sekitar 9K – 14K). Harganya lebih murah, tapi nilai investasinya rendah banget karena kandungan emasnya dikit.
  • Emas Tua: Biasanya kadarnya 70%, 75% (17K – 18K), sampai ada yang 24K (meskipun jarang buat perhiasan karena terlalu lembek).
0 Komentar