Harga Batu Bara hingga Nikel Naik, Kemenkeu Siapkan Skema Penerimaan Baru

Febrio Kacaribu
Febrio Kacaribu Foto : @febriokacaribu
0 Komentar

Hingga saat ini, Kemenkeu belum mengungkapkan secara rinci berapa potensi tambahan penerimaan negara dari skema baru tersebut. Perhitungan masih dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga komoditas dan kondisi pasar global.

Lonjakan harga komoditas sendiri dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari ketegangan geopolitik hingga gangguan rantai pasok global. Kondisi ini membuat harga batu bara, nikel, dan CPO mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Bagi Indonesia sebagai salah satu produsen utama komoditas tersebut, situasi ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat fiskal negara. Namun, pemerintah juga perlu memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap mendukung keberlanjutan industri dan tidak membebani pelaku usaha secara berlebihan.

Baca Juga:Pasokan Batu Bara Berkurang & Alami Kelangkaan – VideoTambang Nikel PT ASP di Raja Ampat Disegel KLH Gara-gara Cemari Lingkungan

Ke depan, hasil final dari pembahasan antara Kemenkeu dan Kementerian ESDM akan menjadi penentu arah kebijakan penerimaan negara dari sektor SDA. Jika dirancang dengan tepat, skema ini tidak hanya meningkatkan pendapatan negara, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

0 Komentar