Motor Listrik vs Motor Bensin: Mana Lebih Hemat? Ini Rincian Biaya Operasionalnya

Motor Listrik
Biaya Operasional motor listrik. Foto : Polytron Store
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Penggunaan motor listrik di Indonesia semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain dinilai lebih ramah lingkungan, banyak masyarakat mulai mempertimbangkan motor listrik karena dianggap memiliki biaya operasional yang lebih murah dibandingkan motor berbahan bakar bensin.

Perbandingan biaya ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat kendaraan listrik semakin diminati, terutama di tengah harga bahan bakar yang terus mengalami fluktuasi. Lalu, apakah benar motor listrik lebih hemat dibandingkan motor bensin? Berikut rincian biaya operasionalnya.

Biaya Energi atau Pengisian Daya

Salah satu keunggulan utama motor listrik terletak pada biaya energinya yang relatif rendah. Dengan tarif listrik rumah tangga di Indonesia yang berkisar sekitar Rp1.467 hingga Rp1.500 per kWh, pengisian daya baterai motor listrik tergolong sangat terjangkau.

Baca Juga:Prediksi Persita Tangerang vs Arema FC Hari Ini 10 April 2026: Duel Ketat di Indomilk ArenaPrediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026: The Reds Difavoritkan Menang 2-1 di Anfield

Untuk sekali pengisian penuh, rata-rata motor listrik hanya membutuhkan sekitar 1 hingga 2 kWh listrik. Artinya, biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp2.000 sampai Rp3.500 saja. Dengan kapasitas tersebut, motor listrik dapat menempuh jarak sekitar 50 hingga 60 kilometer.

Jika dibandingkan dengan motor bensin yang membutuhkan sekitar 1 liter bahan bakar untuk jarak yang sama, tentu selisih biayanya cukup signifikan.

Pengeluaran Bulanan Lebih Ringan

Jika digunakan secara rutin untuk aktivitas harian seperti bekerja atau beraktivitas di dalam kota, biaya listrik motor listrik per bulan diperkirakan berkisar antara Rp40.000 hingga Rp90.000.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pengeluaran bahan bakar motor konvensional yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah per bulan, tergantung intensitas penggunaan dan harga bensin yang berlaku.

Perbedaan ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak pengguna mulai beralih ke kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih hemat.

Biaya Perawatan Lebih Minim

Selain biaya energi, motor listrik juga memiliki keunggulan dari sisi perawatan. Berbeda dengan motor bensin yang membutuhkan penggantian oli mesin, busi, serta filter secara berkala, motor listrik memiliki komponen yang lebih sederhana.

Karena tidak memiliki mesin pembakaran internal, perawatan motor listrik biasanya hanya meliputi pemeriksaan sistem kelistrikan, rem, serta kondisi ban. Secara umum, biaya servis tahunan motor listrik hanya berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000.

0 Komentar