Hal ini tentu lebih hemat dibandingkan motor bensin yang membutuhkan biaya servis rutin lebih besar dalam setahun.
Pajak Kendaraan Lebih Rendah
Dari sisi pajak kendaraan bermotor (PKB), motor listrik juga cenderung lebih ringan. Tarif pajaknya umumnya berada di kisaran 1,5 persen hingga 2,5 persen dari nilai jual kendaraan.
Bahkan di beberapa daerah, pemerintah memberikan insentif tambahan berupa pengurangan atau keringanan pajak untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik.
Opsi Sewa atau Tukar Baterai
Baca Juga:Prediksi Persita Tangerang vs Arema FC Hari Ini 10 April 2026: Duel Ketat di Indomilk ArenaPrediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026: The Reds Difavoritkan Menang 2-1 di Anfield
Beberapa motor listrik juga menawarkan sistem swap battery atau tukar baterai. Melalui sistem ini, pengguna tidak perlu mengisi daya sendiri, melainkan cukup menukar baterai di stasiun yang tersedia.
Biaya langganannya berkisar antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan. Meski menambah pengeluaran bulanan, sistem ini memberikan keuntungan karena pengguna tidak perlu khawatir terhadap penurunan performa baterai.
Secara keseluruhan, motor listrik memang menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan motor bensin. Mulai dari biaya energi, perawatan, hingga pajak kendaraan, semuanya cenderung lebih hemat.
Dengan berbagai keuntungan tersebut, tidak mengherankan jika motor listrik semakin dilirik sebagai solusi transportasi masa depan yang lebih efisien dan ekonomis.
