Gerakan Bersih Lingkungan DLH Kabupaten Cirebon – Video

Gerakan Bersih Lingkungan DLH Kabupaten Cirebon
0 Komentar

Dalam semangat Hari Peduli Sampah Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan aksi nyata melalui gerakan bersih lingkungan. Kepedulian terhadap sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan sekadar seremoni.

Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadirkan aksi nyata melalui gerakan bersih lingkungan. Pagi yang teduh di Hutan Kota Sumber menjadi saksi tumbuhnya semangat baru. Dalam balutan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026, dan momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon mengajak berbagai elemen untuk bergerak bersama, merawat bumi dari hal yang paling sederhana yaitu sampah.

Kegiatan diawali dengan khidmat, dari lantunan Indonesia Raya hingga doa yang penuh harapan. Simbol penyerahan tempat sampah kepada komunitas menjadi penanda, bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab yang kini dipikul bersama.

Baca Juga:RSUD Waled Segera Miliki Cathlab untuk Layanan Neurologi Intervensi – VideoKunjungan Sekda ke Kantor PMI Kab. Cirebon – Video

Langkah nyata pun dimulai. Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dede Sudiono turun langsung ke TPS Warungasem, Talun. Di sana, mereka tak hanya hadir, tetapi ikut menyatu dalam aksi memungut, membersihkan, dan memberi teladan.

Di titik lain, semangat serupa bergema. Jalan Fatahilah, Hutan Kota Sumber, hingga kawasan perkantoran Pemda menjadi ruang kolaborasi, tempat kesadaran tumbuh dari aksi kecil yang berdampak besar.

Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, menegaskan, peringatan ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ini adalah panggilan untuk membangun kepedulian bersama. Ia mengajak masyarakat mengurangi plastik sekali pakai, beralih pada kearifan lama seperti, daun pisang dan daun jati, yang lebih ramah bagi alam.

Senada, Sekretaris Daerah menekankan pentingnya kesadaran dari hulu, dimulai dari rumah melalui pemilahan sampah. Sementara itu, upaya pengelolaan juga terus dikembangkan, termasuk membuka peluang kerja sama dalam pengolahan sampah anorganik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengingatkan, persoalan sampah hanya dapat diselesaikan dengan kolaborasi. Harapannya, ke depan, tempat pembuangan akhir tak lagi dipenuhi tumpukan sampah, melainkan hanya menyisakan residu.

Sebuah pesan sederhana, bahwa lingkungan yang bersih, sehat, dan asri bukanlah mimpi, melainkan hasil dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Kesadaran hari ini menjadi harapan bagi bumi yang lebih lestari di masa depan.

0 Komentar