Program pembangunan KDKMP di Kota Cirebon hingga kini baru terealisasi di tiga kelurahan. Padahal, sesuai target, proyek ini seharusnya mencakup seluruh 22 kelurahan. Keterbatasan lahan, menjadi alasan utama proyek tersebut belum terealisasi.
Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih atau KDKMP di Kota Cirebon menunjukkan progres yang belum merata. Hingga saat ini, baru terdapat tiga titik pembangunan, yakni di Kelurahan Kesenden, Kelurahan Larangan, dan Kelurahan Kecapi.
Dari ketiga lokasi tersebut, progres pembangunan tertinggi berada di Kelurahan Kesenden yang telah mencapai sekitar 90 persen. Sementara itu, Kelurahan Larangan berada di kisaran 46 persen, dan Kelurahan Dikecapi masih sekitar 35 persen.
Baca Juga:RSUD Waled Segera Miliki Cathlab untuk Layanan Neurologi Intervensi – VideoKunjungan Sekda ke Kantor PMI Kab. Cirebon – Video
Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, penyediaan lahan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun, realisasi di lapangan pemerintah daerah dinilai belum optimal dalam mendukung proyek strategis nasional tersebut.
Padahal, berdasarkan hasil identifikasi, terdapat sedikitnya 13 titik lahan potensial yang bisa dimanfaatkan, termasuk aset milik pemerintah daerah, BUMN, hingga kementerian. Namun hingga kini, baru tiga lokasi yang terealisasi.
Selain itu, perubahan skema dari hibah menjadi sewa juga menjadi salah satu tantangan. Dalam aturan terbaru, skema sewa diberlakukan dengan biaya nol rupiah pada dua tahun pertama, sebelum diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah.
Dalam hal ini, pihak Kodim 0614 terus mendorong pemerintah daerah agar lebih proaktif dalam mengoptimalkan aset yang tersedia, serta segera menyusun mekanisme pemanfaatan lahan guna mempercepat pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Kota Cirebon.