Apakah Puasa Syawal Harus Berturut-turut 6 Hari atau Bisa Selang-seling?
Puasa Syawal sebaiknya dilakukan 6 hari setelah Idul Fitri, yakni pada 2–7 Syawal (misal, 21/22 Maret hingga 26/27 Maret 2026). Namun, berpuasa di luar tanggal tersebut pun tidak masalah dan tetap mendapat keutamaan puasa sunah ini.
Kemudian, Puasa Syawal juga bisa dilakukan secara berturut-turut ataupun selang-seling/terpisah-pisah. Melakukan puasa syawal secara berturut-turut di luar tanggal 2–7 Syawal pun diperbolehkan dan tetap mendapat pahala. Pelaksanaannya secara terpisah-pisah juga tidak apa-apa, asal genap 6 hari sebagaimana ketentuannya.
Adapun pelaksanaan puasa syawal ini sebagaimana puasa sunah biasanya, yakni diawali dengan melafalkan niat sebelum berpuasa. Setelahnya, seseorang menjalankan puasa sampai masuk waktu Magrib dan berbuka puasa.
