Nyatanya, itu bukan sekadar janji kosong. Veda membalap dengan determinasi tinggi. Seolah dia ingin membuktikan bahwa Honda Team Asia memiliki paket balap yang kompetitif. Ini menjadi angin segar bagi tim yang bermarkas di Asia itu. Veda bukan cuma jagoan lokal, tapi sudah jadi ancaman nyata di kelas dunia.
Arti Penting Finis 8: Tembus 5 Besar Klasemen
Poin penting lainnya: finis di P8 artinya Veda membawa pulang 8 poin. Jumlah ini sangat krusial. Koleksi poinnya kini bertambah menjadi 58 poin, menyamai Marco Morelli. Hasil ini membuat Veda resmi menembus posisi 5 besar klasemen Moto3 2026.
Prestasinya menggeser para pesaing beratnya. Valentin Perrone yang start dari pole position, harus puas di posisi 6 klasemen. Untuk ukuran rookie seperti Veda Ega, memantapkan diri di jajaran 5 besar adalah pencapaian level dewa. Apalagi dia mampu melakukannya hanya dalam 6 seri pertama.
Baca Juga:Veda Ega Comeback Impresif di Catalunya: Start 20 Finish 8, Kalah Tipis dari Hakim DanishUpdate Klasemen Moto3 2026 Setelah GP Catalunya: Posisi Veda Ega Terancam, Persaingan Sengit di Papan Atas
Kode “Boeing 954” Kembali Beraksi
Fans tentu ingat julukan Veda usai GP Prancis: Boeing 954. Julukan itu merujuk pada pesawat yang bisa lepas landas cepat. Dan di Catalunya, lepas landas itu terjadi lagi. Start dari landasan pacu (grid) nomor 20, ia terbang membumbung tinggi ke posisi 8.
Komentar di media sosial seperti X (Twitter) langsung ramai. Netizen Indonesia membanjiri linimasa dengan emoji pesawat. Ada yang bercanda bilang Veda kayak pesawat kepo yang seenaknya nyelip-nyelip. Tidak ada batasan untuk Veda Ega! Ini jelas konten viral yang layak jadi perbincangan hangat hingga seri Mugello nanti.
