“Kami mengimbau seluruh SPPG memperhatikan higienitas proses memasak, ketepatan waktu distribusi, memastikan kualitas nutrisi makanan yang disajikan kepada penerima manfaat tetap optimal sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Koordinator Wilayah SPPI BGN Kabupaten Trenggalek, Shiella Ammanda .
MBG Sebagai Penggerak Ekosistem Pangan
Trenggono juga menyoroti peran program MBG dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, penyediaan bahan baku perlu memprioritaskan potensi pangan lokal dan melibatkan pelaku usaha di sekitar wilayah pelaksanaan program .
“Program MBG harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah. Kita perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga oleh petani, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar,” tuturnya .
Baca Juga:Benarkah Anggaran MBG 2027 Jadi Rp174 Triliun? Begini Kata PurbayaRelawan SPPG Minta Dukungan Pemkab Untuk Program MBG – Video
BGN memastikan akan terus memantau dan mengevaluasi secara berkala pelaksanaan program MBG di berbagai daerah dan berkomitmen memastikan program terlaksana secara optimal, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi generasi penerus bangsa .
