Arema FC yang merupakan tim tersukses di Piala Presiden dengan empat gelar juara, datang dengan misi menambah koleksi trofi. Pelatih Arema, Widodo Cahyono Putro, menyatakan timnya siap bersaing di turnamen ini. “Kami memiliki sejarah bagus di Piala Presiden dan ingin melanjutkannya. Tentu persaingan akan lebih ketat karena ada tim-tim asing yang berkualitas,” ujar Widodo. Arema tercatat sebagai juara pada edisi 2017, 2019, 2022, dan 2024.
Sementara itu, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta yang menjadi tuan rumah Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, juga menyiapkan strategi masing-masing. Persebaya telah menjalani laga uji coba melawan PSIS Semarang pada Minggu (19/7) yang berakhir imbang 2-2. Pertandingan bertajuk 99th Anniversary Game ini menjadi ajang pemanasan bagi Bajul Ijo sebelum menghadapi jadwal padat di Piala Presiden 2026.
Di sisi lain, Persija Jakarta memilih strategi berbeda. Tim utama Persija dipastikan berangkat ke Thailand pada 27 Juli hingga 16 Agustus 2026 untuk menjalani pemusatan latihan. Sebagai gantinya, Persija Elite Pro Academy (EPA) U-20 akan menjadi wakil klub di Piala Presiden 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa Persija lebih memprioritaskan persiapan jangka panjang untuk kompetisi resmi.
Baca Juga:Profil Mariano Peralta: Penyerang Argentina yang Siap Bersinar Bersama Persib BandungPiala Presiden 2026: Jadwal Lengkap, Pembagian Grup, dan Persiapan Akhir Klub
PSMS Medan dipastikan tetap ikut serta dalam turnamen ini meskipun Sumatera Utara batal menjadi salah satu tuan rumah. Klub berjuluk Ayam Kinantan ini akan memainkan seluruh pertandingan Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, memastikan penyelenggara ingin mempertahankan kualitas turnamen yang dinilai sukses pada edisi sebelumnya. “Kami akan menampilkan tontonan kelas dunia di Piala Presiden 2026. Tahun lalu merupakan Piala Presiden terbaik. Standarnya harus kita pertahankan,” kata Tsamara.
Kehadiran tiga klub asing Port FC, Tampines Rovers, dan DPMM FC diharapkan membuat persaingan turnamen pramusim ini semakin kompetitif, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub Indonesia untuk mengembalikan marwah Piala Presiden dengan menjadi juara.
Dengan persiapan yang semakin matang dan persaingan yang semakin sengit, Piala Presiden 2026 diprediksi akan menjadi turnamen pramusim paling menarik dalam sejarah penyelenggaraannya. Kehadiran klub-klub dari empat negara Asia Tenggara menambah daya tarik dan kualitas kompetisi, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi klub-klub Indonesia untuk menunjukkan kebolehannya di hadapan publik sendiri.
