Pagu Pembangunan Sarpras Minimal 2 Persen dari APBD
DPRD Kota Cirebon berharap, di tahun 2024, pagu pembangunan sarpras untuk kelurahan minimal bisa dialokasikan 2 persen dari total APBD. Tujuannya untuk bisa memaksimalkan pemberdayaan masyarakat.
DPRD Kota Cirebon berharap, di tahun 2024, pagu pembangunan sarpras untuk kelurahan minimal bisa dialokasikan 2 persen dari total APBD. Tujuannya untuk bisa memaksimalkan pemberdayaan masyarakat.
Wanita berinisial TM, tak berkutik saat diamankan unit Resnarkoba di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon, pada akhir bulan Januari lalu, saat baru turun dari kereta tujuan Jakarta-Cirebon. Wanita berinisial, TM, ini merupakan pengedar sabu dan ekstasi.
Warga, khususnya para ibu rumah tangga, mulai mengeluhkan beban pengeluaran meningkat. Khususnya guna memenuhi kebutuhan pokok yang saat ini mengalami kenaikan harga
Pasokan beras di Pasar Pagi, Kota Cirebon saat ini kurang stabil. Dampaknya cukup mempengaruhi harga yang saat ini naik.
Sejumlah panwascam di Kota Cirebon, mulai melaksanakan tahapan. Salah satunya rekrutmen atau seleksi anggota pengawas kelurahan, yang nantinya akan bertugas mengawasi tahapan pemilu di tingkat kelurahan.
Harga bawang merah, di Pasar Induk Jagasatru Kota Cirebon, naik signifikan. Terpantau di Pasar Induk Jagasatru, harganya tembus diangka 38 ribu rupiah dari normalnya 27 ribu rupiah perkilo. Salah satu faktornya karena dampak gagal panen di tingkat petani.
Petugas Satresnarkoba Polres Cirebon Kota, meringkus sembilan pengedar narkotika jenis sabu. Ekstasi hingga obat keras terbatas. Ke sembilan tersangka yang menjadi target operasi petugas, dibekuk dalam kurun waktu sepekan terakhir di sejumlah lokasi yang berbeda.
Saluran pusat instalasi pengolahan air limbah, di wilayah Rinjani, Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon, perlu perbaikan. Hal itu untuk mengatasi daya tampung kolam ipal penuh, terutama di musim hujan, sementara saluran integrasinya bermasalah, yang akan menghambat aliran air dari kolam satu ke kolam lainnya.
Komisi I DPRD Kota Cirebon, meminta agar ada evaluasi terhadap bus BRT atau Trans Cirebon. Di tahun 2023 ini perlu terobosan baru, berupa penambahan rute operasional bus agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Kelurahan Larangan, Kota Cirebon menggelar musyawarah pembangunan tingkat kelurahan untuk perencanaan tahun 2024. Pihak kelurahan akan fokus dalam pemberdayaan masyarakat, karena minim anggaran, sementara pembenahan fisik, akan dilimpahkan ke pokok pikiran anggota dewan.
Berdasarkan hasil Survei Gizi Indonesia atau SSGI, angka stunting di Kota Cirebon menurun. Dari 30 persen kini menjadi 17 persen, meski demikian, upaya menekan kasus penderita stunting yang masih ada harus terus dilakukan.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon berhasil melakukan evakuasi ular cobra jawa, dengan panjang 1,5 meter, Selasa pagi, di Perumahan Kalijaga Permai, Kecamatan Harjamukti, di sebuah rumah kosong.
Ini Dia Cabang mixue Cirebon, OMG Ternyata Banyak Juga Jumlahnya bestie
Mixue Cirebon Ternyata Ada Juga Lho Ya, Padahal Kotanya Cukup Lumayan Kecil
Hal unik dilakukan sekolah SMPN 7 Kota Cirebon, untuk mengajak siswa di lingkungan sekolah agar cinta lingkungan. Salah satunya menunjuk siswa jadi karakter Ranger Boy, yang akan mengkampanyekan menjaga kebersihan dan keindahan sekolah.
Vaksinasi booster, atau dosis 3 tahap pertama, masih dibutuhkan warga. Namun karena mulai sulit didapat di layanan kesehatan umum, warga mencari ke layanan lain seperti Mediska, yang banyak dimanfaatkan warga.
Dinas Kesehatan Kota Cirebon, mendeteksi ada 1 kasus suspek penyakit campak di Kota Cirebon. Untuk mencegah munculnya kasus baru, orang tua diminta segera datangi layanan kesehatan jika ada gejala campak pada anak, seperti demam, ruang dan pilek.
Permohonan pembuatan paspor melalui Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Cirebon mengalami peningkatan. Peningkatan pembuatan paspor, didominasi untuk melakukan perjalanan umroh pasca pandemi covid-19.
Sebuah komunitas sosial, mulai berkolaborasi dengan pengusaha, untuk membuat program sosial membantu warga. Salah satunya, dimulai dengan kegiatan khitanan massal yang diikuti anak-anak dari keluarga kurang mampu.
RW merasa kesulitan menghentikan aktifitas warga melakukan patok dan penimbunan di pantai. Pasalnya warga menganggap sudah tradisi untuk memenuhi kebutuhan membuat bangunan tempat tinggal.