Kota Bandung Jadi Wilayah Program Penyebaran Nyamuk Wolbachia, Kemenkes Kirim 60 Ribu Nyamuk Wolbachia untuk Upaya Pengendalian Demam Berdarah

Kota Bandung Jadi Wilayah Program Penyebaran Nyamuk Wolbachia, Kemenkes Kirim 60 Ribu Nyamuk Wolbachia untuk Upaya Pengendalian Demam Berdarah
foto:https://twitter.com/
0 Komentar

RADARCIREBON.TV Kementerian Kesehatan (kemenkes) kirim sekitar 60 ribu telur nyamuk Wolbachia untuk di kembangbiakan di Kota Bandung. Kota Bandung menjadi salah satu wilayah program penyebaran nyamuk Wolbachia. 

Pada bulan ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia telah meluncurkan inisiatif baru dalam upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah. Langkah ini melibatkan pengiriman 60 ribu nyamuk yang telah menginfeksi bakteri Wolbachia ke beberapa wilayah yang memiliki risiko tinggi penyebaran penyakit tersebut.

Salah satu pendekatan yang sedang di uji adalah penggunaan nyamuk yang menginfeksi bakteri Wolbachia. Wolbachia adalah jenis bakteri yang alami ada dalam berbagai spesies serangga, termasuk nyamuk. Penelitian telah menunjukkan bahwa nyamuk yang terinfeksi Wolbachia memiliki kemampuan yang berkurang untuk menularkan virus demam berdarah ke manusia.

Baca Juga:Dinkes Melakukan Akreditasi Puskesmas 2023 Meningkatkan Kualitas Pelayanan KesehatanGalaxy M55 5G Lompatan Konsisten Menuju Masa Depan Konektivitas

Kemenkes kirim 60 ribu nyamuk wolbachia

Sebanyak 60 ribu nyamuk Wolbachia yang di hasilkan melalui teknologi pembiakan khusus telah dikirimkan ke beberapa daerah yang memiliki tingkat kasus demam berdarah yang signifikan. Lokasi-lokasi ini di pilih berdasarkan analisis risiko dan prioritas pengendalian penyakit menular.

Metode ini di harapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengendalian demam berdarah. Nyamuk Wolbachia yang dilepaskan ke lingkungan di harapkan dapat bersaing dengan nyamuk Aedes aegypti pembohong dan mengurangi populasi nyamuk yang dapat menyebabkan penularan virus demam berdarah.

Langkah ini sebagai dari strategi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat. Pendekatan ini memanfaatkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan terkini dalam bidang biologi dan ekologi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

0 Komentar