Batasi Memberi Si Kecil Gadget, Oke: 5 Alasan Gadget Naikkan Risiko Speech Delay pada Anak, Waspadai!

Batasi Memberi Si Kecil Gadget, Oke: 5 Alasan Gadget Naikkan Risiko Speech Delay pada Anak, Waspadai!
speech delay: herminahospitals.com
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Bagi beberapa parents, adanya gadget seperti smartphone, tablet, ataupun sejenisnya akan “membantu” membuat si kecil tetap anteng. Namun, tahu gak, ternyata terlalu banyak membiarkan buah hati dengan gawai justru menyebabkan masalah speech delay, lho.

Waduh, ini hoax atau ada penjelasan ilmiahnya, ya? Yuk, cek fakta kebenarannya bersama!

1. Berisiko alami kerusakan mikrostruktural otak

Fase pertumbuhan dan perkembangan kanak-kanak sangat penting bagi setiap orang. Ini termasuk perkembangan otak dan syaraf, yang penting untuk kehidupan.

Baca Juga:Pahami Karakter Anak dan Hormati Preferensinya: Tips Membesarkan Anak dengan Kepribadian Introvert, Jangan Dipaksa!Manfaatkan Kesempatan yang Ada! Inilah Ramalan Shio Kelinci di Tahun 2024, Berjuang Mencapai Tujuan!

Akan tetapi, dengan berkembangnya zaman, penggunaan gawai terlalu lama untuk anak-anak justru merusak momen ini. Studi dengan melakukan cek MRI pada bayi dan balita oleh tim peneliti Journal of Liaquat University of Medical & Health Sciences menemukan terjadi kerusakan mikrostruktural otak pada area yang menunnjang kemampuan belajar dan bahasa.

Hal ini berdampak pada kemampuan si kecil untuk belajar berbicara dan belajar hal baru. Akibatnya, mereka berisiko mengalami keterlambatan bicara atau penundaan bicara.

2. Kesulitan membedakan antara dunia virtual dan realitas

Saat membiarkan anak-anak untuk menggunakan gawai tanpa pengawasan, anak cenderung terlarut dengan apa yang sedang di putar. Entah itu video ataupun permainan. Sehingga, terkadang mereka akan mengalami kesulitan untuk membedakan antara dunia virtual dan sekitarnya.

Kesulitan ini dapat berdampak pada kemampuan anak-anak untuk memahami dan mengatasi situasi sehari-hari, karena mereka cenderung kebingungan membedakan antara realitas sehari-hari dan dunia virtual. Sehingga, fungsi eksekutif si kecil pun menjadi terganggu (Paediatrics & Child Health, 2017).

Termasuk kemampuan dalam pengendalian diri dan kemampuan belajar. Akibatnya si kecil pun akan mudah tantrum ataupun kesulitan untuk belajar berbicara.

3. Berkurangnya waktu tidur

Salah satu hal penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangan otak pada anak-anak adalah tidur. Namun, ternyata, studi oleh Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics menemukan fakta bahwa saat anak terlalu banyak screen time akan mempengaruhi pola tidur mereka.

0 Komentar