RADARCIREBON.TV- Rokok elektronik atau biasa kita kenal dengan vape ini tengah menjadi tren anak mudah zaman sekarang. Memiliki berbagai macam rasa yang nikmat menjadi daya tarik tersendiri. Baik itu pria maupun wanita, banyak menggunakan vape. Namun, kamu juga perlu mengetaui efek samping vape jangka panjang.
Vape ini bisa menghasilkan asap seperti rokok pada umumnya. Bahaya vape bagi kesehatan sering kali di hiraukan begitu saja karena vape di anggap lebih aman daripada rokok. Jika kamu beranggapan kalau rokok tidak sebegitu bahaya rokok tembakau, tentu tidak benar. Rokok elektronik pun mengandung zat berbahaya bagi tubuh.
Cara pemakaian kedua rokok ini juga berbeda, jika rokok biasa harus di bakar terlebih dahulu, sedangkan vape menggunakan sistem pemanasan untuk menguapkan cairan di dalam tangki alat hingga menghasilkan asap. Jika kamu terus menggunakana rokok elektrik, maka akan menimbulkan efek samping vape untuk jangka panjang.
Baca Juga:Mudah Dicari, Berikut 5 Tanaman Herbal untuk Menurunkan Kolesterol yang Lebih Aman dan Minim Efek SampingMengandung Racun! Kapan Sayur Bayam Bisa Bertahan? Berikut Penjelasannya Lengkap dan Cara Menyimpan Sayur Bayam yang Baik
Sebetulnya penggunaan vape ini selalu menjadi topik hangat di antara para perokok. Dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa rokok elektrik bisa menghentikan kebiasaan merokok. Selain itu, banyak juga yang menyebut rokok eletrik lebih aman di bandingkan rokok biasa.
Hal tersebut belum bisa di pastikan sebenarnya, di karenakan penelitian yang mengkaji efek samping penggunaan vape untuk dalam jangka panjang masih belum banyak di lakukan. Maka dari itu, kamu juga masih perlu berhati-hati karena efeknya bisa saja sama dengan rokok biasa.
Efek Samping Vape Jangka Panjang
1. Kerusakan Paru-Paru
Kerusakan paru-paru ini menjadi hal yang paling umum baik itu penggunaan vape ataupun rokok tembakau. Rasa aroma yang lezar ini di hasilkan dari zat berbahaya yang bernama diasetil.
Apabila terhirup, zat tersebut akan menyebabkan peradangan serta kerusakan pada paru-paru dan berisiko mengakibatkan penyakit bronchiolitis obliterans (paru-paru popcorn). Bronchiolitis obliterans merupakan penyakit paru-paru langka atau saluran napas terkecil dalam paru-paru mengalami kerusakan permanen.