Esofagitis
Eosinofilik Meskipun secara teknis memengaruhi esofagus,
esofigitis eosinofilik juga sering kali terkait dengan masalah pada lambung.
Ini adalah kondisi di mana esofagus mengalami peradangan
karena penumpukan sel-sel eosinofil, yang dapat disebabkan oleh alergi makanan atau reaksi autoimun.
Gejala termasuk kesulitan menelan, nyeri dada, dan muntah.
Penyakit Crohn pada Lambung
Penyakit Crohn adalah jenis penyakit inflamasi usus (IBD)
yang dapat memengaruhi saluran pencernaan dari mulut hingga anus.
Meskipun lebih umum terjadi di usus kecil dan besar,
penyakit Crohn juga dapat mempengaruhi lambung dan menyebabkan gejala
seperti nyeri perut, mual, muntah, dan penurunan nafsu makan.
Kanker Lambung
Kanker lambung adalah jenis kanker yang memengaruhi dinding lambung.
Baca Juga:Mitos Atau Fakta: Olahan Kimchi Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Lambung? Ini PenjelasannyaBikin Merem Melek! Ini Nih Cemilan Bercita rasa Asam Segar Cocok bagi Penderita Asam Lambung
Ini bisa berupa adenokarsinoma (kanker yang dimulai dalam sel-sel kelenjar lambung)
atau limfoma (kanker yang dimulai dalam sel-sel sistem kekebalan tubuh).
Gejala kanker lambung bisa sangat bervariasi, termasuk penurunan berat badan
yang tidak dijelaskan, nyeri perut, mual, muntah, dan perdarahan dalam lambung.
Meskipun beberapa kondisi ini mungkin kurang umum dibandingkan dengan maag atau GERD,
penting untuk menyadari bahwa setiap gangguan lambung dapat memiliki dampak
yang signifikan pada kesehatan dan kesejahteraan seseorang.
Untuk itu, jika Anda mengalami gejala yang mengkhawatirkan atau menetap terkait
dengan lambung, penting untuk berkonsultasi
dengan profesional medis untuk evaluasi dan perawatan lebih lanjut.